Tarakan Jadi RSUD Pertama yang Miliki Ruang Kemoterapi

Kamis, 10 September 2015 | 12:11 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Antara/Reno Esnir)

Jakarta - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, menjadi RSUD pertama yang memiliki ruang kemoterapi untuk pengidap kanker.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui, dengan adanya ruang kemoterapi ini akan meringankan beban antrean untuk melakukan terapi itu.

"Makanya saya sangat bersyukur, karena kalau kita lihat rumah sakit kanker yang ada, hampir semua pasien yang mau kemo itu antre-nya luar biasa. Apalagi yang di Dharmais itu (pasiennya) dari seluruh Indonesia," ujar Basuki usai meresmikan ruangan tersebut di RSUD Tarakan, Kamis (10/9).

Diketahui banyak orang, kata Basuki, para pengidap kanker apabila akan melakukan kemoterapi tidak boleh terlambat. Sebab, apabila hanya dilakukan sebanyak 4 atau 6 kali saja, pasien tidak akan mendapat hasil yang memuaskan.

"Kalau kamu antar, interval (waktu tunggu) panjang. Nanti hasilnya tidak bagus, jadi tidak efektif. Makanya kita harus siapkan ini," katanya.

Selain di Tarakan, RSUD lainnya juga akan disiapkan hal yang sama sembari menunggu pembangunan rumah sakit Sumber Waras yang saat ini masih terkendala lantaran temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, Tarakan menjadi RSUD pertama dikarenakan paling dekat dengan rumah sakit kanker Dharmais dan yang paling siap untuk membuka pelayanan kemoterapi.

"Makanya kenapa saya bilang, Sumber Waras tuh bagus. Semua orang tahu kalau kanker (berobat) ke mana? Dharmais. Tapi sekarang cukup tidak Dharmais? Kasihan orang antre-nya," katanya.

Dari hasil peninjauan ruang kemoterapi di Tarakan yang sudah diisi beberapa orang pasien, Basuki menyampaikan apresiasinya. Sebab pasien tersebut sudah menjalani kemoterapi yang keempat kalinya tanpa ada interval waktu yang melampaui saat melakukan terapi.

"Ini yang kita harapkan bisa memulihkan si pasien," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon