IPW: Polri Harus Lanjutkan Kasus-kasus Korupsi

Sabtu, 12 September 2015 | 14:48 WIB
BW
B
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: B1
Sejumlah polisi berjaga di kantor PT Pelindo II di Pelabuhan Tanjung Priok, saat penggeledahan oleh Bareskrim Polri, terkait korupsi pengadaan mobile crane, 28 Agustus 2015
Sejumlah polisi berjaga di kantor PT Pelindo II di Pelabuhan Tanjung Priok, saat penggeledahan oleh Bareskrim Polri, terkait korupsi pengadaan mobile crane, 28 Agustus 2015 (BeritaSatu TV)

Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menilai, jika Polri tidak segera melanjutkan kasus-kasus korupsi seperti Pelindo II, agar para koruptor tidak menjadi besar kepala karena merasa bisa menjatuhkan Kabareskrim Budi Waseso.

Untuk itu IPW berharap kasus-kasus korupsi yang sudah dibongkar selama ini bisa dituntaskan agar Polri tidak dilecehkan para koruptor.

"Selain kasus Pelindo II, Polri harus pula melanjutkan kasus dugaan korupsi di Pertamina Foundation yang diduga melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara dan dugaan korupsi di sebuah perusahaan migas. Sebab, sebelumnya Bareskrim sudah meeggeledah sebuah perusahaan migas yang diduga merugikan negara sebesar Rp 118 triliun." ujar Ketua IPW, Neta Pane, kepada SP, Sabtu (12/9).

Namun ironis, lanjut Neta, saat Bareskrim akan melakukan penggeledaan, muncul isu Buwas akan dicopot. Akibatnya, rencana penggeledahan itu batal dilakukan, Bahkan akhirnya Buwas dicopot dari jabatannya. IPW menndesak Polri tetap melanjutkan penggeledaan tersebut agar kasusnya terungkap secara transparan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon