RS dan Puskesmas di Wilayah Kabut Asap Disiagakan 24 Jam
Kamis, 17 September 2015 | 11:59 WIB
Jakarta - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan rumah sakit dan puskesmas di wilayah kabut asap dan yang terdampak seperti Riau, disiagakan 24 jam. Siaga itu diperlukan untuk melayani masyarakat dengan potensi gangguan penyakit baik infeksi saluran pernafasan maupun penyakit lain yang bisa diperparah dengan adanya kondisi udara yang buruk.
"Seluruh rumah sakit siaga, puskesmas siaga, kami minta 24 jam mereka untuk membantu. Tapi jumlah pasien itu tidak semuanya dirawat. Artinya kalau Anda batuk pilek, bukan berarti dirawat langsung tapi kalau berobat pasti kita tolong," kata menkes di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9).
Kembali pihak Kementerian Kesehatan kaya dia akan mengirimkan juga masker dan obat-obatan hingga tenaga medis tambahan ke puskesmas dan rumah sakit di wilayah terdampak asap.
Menkes mengatakan gradasi asap di wilayah Riau juga Sumatera Selatan termasuk yang membahayakan. Riau dan Jambi termasuk daerah yang penduduknya paling terimbas karena angin berembus dari Sumatera Selatan. Penduduknya secara demografi lebih mengumpul. Sementara daerah Kalimantan memiliki persebaran penduduk yang lebih luas dan berjauhan.
"Kami mengimbau kalau tidak perlu keluar ya jangan keluar rumah terutamya orang tua yang berisiko tinggi, ibu hamil, anak-anak, mungkin juga agak sensitif. Kalau bisa jangan terlalu banyak keluar rumah. Kedua mempertinggi daya tahan tubuh dengan makan sehat," kata Nila Moeloek.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




