Muhammadiyah: Presiden Tak Akan Minta Maaf pada PKI

Selasa, 22 September 2015 | 16:18 WIB
ES
B
Penulis: Ezra Sihite | Editor: B1
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir di Istana Merdeka.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir di Istana Merdeka. (Beritasatu.com)

Ezra Sihite

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada rencana pemerintah untuk meminta maaf kepada Partai Komunias Indonesia (PKI) dan berbagai pihak terkaitnya.

Hal itu disampaikan Jokowi ketika menerima audiensi dari Pengurus Pusat Muhammadiyah di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/9).

"Isu yang berkembang bahwa pemerintah akan meminta maaf, sudah diklarifkasi, presiden tak akan melakukan itu apalagi sampai sampai membuat permintaan maaf," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti.

Apalagi, kata dia, baik Muhammadiyah, Nadhlatul Ulama, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga tidak mendukung pemerintah melakukan hal tersebut. Presiden menyampaikan jawaban itu atas pertanyaan pihak Muhammadiyah.

"Tak ada penjelasan tentang itu, tapi saya kira beliau punya prisnsip, pada hal ini, Muhammadiyah, NU, ormas lain dan TNI posisi mendukung pemerintah. Kata presiden, kalau kami ‎meminta maaf kami akan berhadapan dengan NU, Muhammadiyah, TNI," katanya lagi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon