Perempuan Hamil Ini Sempat Kebingunan di Stasiun Juanda
Rabu, 23 September 2015 | 22:18 WIB
Jakarta - Gara-gara salah informasi, Yeni Kristina, kebingungan di depan Stasiun Juanda. Perempuan berusia 28 tahun yang tengah mengandung sekitar 7 bulan itu, mengira perjalanan Commuter Line atau Kereta Rel Listrik (KRL) sudah kembali normal pascakecelakaan. Ternyata, petugas masih melakukan evakuasi gerbong kereta.
Alhasil, Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Keuangan itu terpaksa menumpang taksi ke rumahnya di bilangan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Kereta sudah bisa jalan kan pak?" tanya Yeni kepada petugas sekuriti di depan Stasiun Juanda, Rabu (23/9) malam.
"Belum bisa ibu. Masih proses evakuasi," jawab sekuriti.
Yeni bersama temannya Rina Agustina (28) pun kebingungan. "Naik apa dong kita?"
Kepada Beritasatu.com, Yeni mengatakan salah mendapatkan informasi dari temannya yang menyatakan kalau KRL sudah bisa digunakan kembali.
"Tadi info dari teman sudah bisa. Makanya saya ke sini. Ini mau pulang ke Lenteng Agung. Ya sudah deh, naik taksi saja," katanya.
Yeni mengaku, kerap naik KRL saat berangkat maupun pulang kerja. Ia berharap agar proses evakuasi gerbong dapat berjalan cepat sehingga perjalanan KRL bisa normal kembali.
"Mudah-mudahan bisa segera normal lagi. Untung besok libur. Semoga tidak ada gangguan tanggal 25, jadi bisa naik kereta lagi," tandasnya.
Hingga berita ini dibuat, petugas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) masih melakukan proses evakuasi gerbong kereta.
Sebelumnya diketahui, KRL 1154 tujuan Jakarta Kota-Bogor yang sedang berhenti di Stasiun Juanda, diseruduk KRL 1156 dari arah yang sama, sore tadi. Akibatnya, sekitar 42 orang mengalami luka-luka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




