Pemotongan Hewan Kurban Agam Capai 4.536 Ekor
Jumat, 25 September 2015 | 02:02 WIB
Lubuk Basung, Sumbar - Pemotongan hewan kurban di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), pada Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah mencapai 4.536 ekor.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Agam, Afdhal, di Lubuk Basung, Kamis (24/9), mengatakan, data itu berdasarkan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) yang dikeluarkan oleh petugas di 16 kecamatan se-Kabupaten Agam.
"Data ini berdasarkan laporan dari petugas dan kemungkinan jumlah ini akan bertambah nantinya," kata Afdhal.
Ia menambahkan, 4.536 ekor sapi yang dipotong ini tersebar di 16 kecamatan dengan perincian yakni, Kecamatan Lubuk Basung sebanyak 373 ekor, Tanjung Mutiara sebanyak 177 ekor, Matur sebanyak 196 ekor.
Sementara, Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 343 ekor, Ampek Nagari sebanyak 88 ekor, Palembayan sebanyak 174 ekor, Ampek Koto sebanyak 346 ekor.
Lalu, Malalak sebanyak 77 ekor, Banuhampu sebanyak 516 ekor, Sungai Pua sebanyak 215 ekor, Ampek Angkek sebanyak 467 ekor.
Sedangkan di Kecamatan Canduang sebanyak 171 ekor, Baso sebanyak 353 ekor, Kamang Magek sebanyak 326 ekor, Palupuh sebanyak 149 ekor dan Tilatang Kamang sebanyak 565 ekor.
"Hewan kurban yang disembelih ini terbebas dari penyakit dan tidak cacat, karena kita telah melakukan pemantauan kepada hewan kurban ini dengan mengerahkan sebanyak 33 petugas kesehatan hewan," katanya.
Sapi yang dipotong ini berasal dari Kabupaten Agam, karena populasi sapi di Kabupaten Agam sekitar 36.134 ekor yang tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Agam.
Jumlah pemotongan hewan kurban mengalami penurunan karena pada 2014 jumlah penyemblihan sebanyak 5.257 ekor.
Ini disebabkan karena sebagian warga Kabupaten Agam menyemblih sapi di daerah lain, harga sapi mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya dari Rp 12.000.000 menjadi Rp 14.000.000 per ekor.
Namun, kata Bupati Agam Indra Catri mengatakan, perputaran uang di Kabupaten Agam mengalami peningkatan dari Rp 50 miliar pada 2014 menjadi Rp 60 miliar pada 2015.
"Walaupun jumlah pemotongan berkurang, perputaran uang meningkat pada tahun ini," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




