Kecelakaan KRL di Stasiun Juanda, Asisten Masinis Diduga Langgar Sinyal
Jumat, 25 September 2015 | 11:52 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kereta Commuter Line atau Kereta Rel Listrik (KRL) 1154 tujuan Jakarta Kota-Bogor dengan KRL 1156, di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara penyebab terjadinya kecelakaan diduga karena asisten masinis kurang mengetahui posisi sinyal di Blok 102 -sinyal dari Stasiun Sawah Besar sebelum masuk ke Stasiun Juanda-, sehingga tidak memperhatikan warna lampu apakah berwarna hijau, kuning atau merah.
"Diduga, asisten masinis melanggar lampu sinyal di Blok 102," ujar Krishna, Jumat (25/9).
Jika lampu sinyal berwarna warna merah, seharusnya KRL 1156 berhenti sebelum Stasiun Juanda. Namun, kereta itu terus melaju sehingga menabrak ekor KRL 1154. "Diduga ini human error, maka menjadi domain Polri melakukan lidik dan sidik untuk mengetahui apa terjadi tindak pidana atau tidak," ujarnya.
Kendati demikian, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum menetapkan status apa pun kepada asisten masinis. "Ini masih dalam tahap penyelidikan, nanti kalau sudah dapat disimpulkan akan kami informasikan," ujar Khrisna.
Sebelumnya diketahui, KRL 1154 tujuan Jakarta Kota-Bogor yang sedang berhenti di Stasiun Juanda, diseruduk KRL 1156 dari arah yang sama, Rabu (23/9) sore. Akibatnya, sekitar 42 orang mengalami luka-luka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




