Suryo Agung Disiapkan untuk Rebut Tiket Olimpiade

Jumat, 10 Februari 2012 | 21:33 WIB
AA
B
Penulis: Ami Afriatni/ Arsito | Editor: B1
Suryo Agung Wibowo saat di Kejuaraan Asia lebih dari setahun yang lalu.
Suryo Agung Wibowo saat di Kejuaraan Asia lebih dari setahun yang lalu. (Antara/Andika Wahyu)
Suryo sendiri masih memegang rekor sebagai yang tercepat di Asia Tenggara, dengan catatan waktu 10,17 detik, yang ia torehkan di SEA Games 2009 di Laos.

Tampaknya Indonesia masih akan bergantung kepada sprinter senior, Suryo Agung Wibowo, dalam upaya merebut lebih banyak tiket ke Olimpiade London lewat cabang atletik.

Buktinya, Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) kembali memanggil sprinter berusia 29 tahun ini untuk bergabung dengan enam sprinter lainnya, untuk mempersiapkan diri merebut tiket ke London. Pemanggilan ini sendiri dituangkan dalam SK Prima Nomor 8 Tahun 2012.

"Kami mengusulkan kepada Dewan Pelaksana Prima untuk memanggil Suryo, karena dia kembali berlatih belakangan ini. Bagaimanapun, dia masih memegang rekor sebagai pelari tercepat di Indonesia," ujar Koordinator Cabang Olahraga Terukur Prima, Hadi Wihardja, Jumat (10/2).

Untuk diketahui, Prima sebelumnya mengumumkan telah memanggil enam sprinter muda. Dua di antaranya adalah Sapwaturrahman dan Iswandi. Keempat lainnya adalah kuartet F peraih medali emas di nomor 4x100 meter putra di SEA Games 2011, yakni Franklin, M Fadlin, Fernando Lumain, serta Farrel Octaviandi.

Dengan pemanggilan ini, lanjut Hadi, Prima berharap Suryo dapat terus mempertajam catatan waktunya saat di Jatim Open. Event yang bakal digelar di Surabaya, 14-17 Maret, ini sendiri merupakan salah satu turnamen kualifikasi menuju Olimpiade London.

Suryo sendiri masih memegang rekor sebagai yang tercepat di Asia Tenggara, dengan catatan waktu 10,17 detik, yang ia torehkan di SEA Games 2009 di Laos. Suryo juga merupakan salah satu wakil Indonesia yang tampil di Olimpiade Beijing 2008, setelah lolos kualifikasi limit B, yang dia raih saat tampil di SEA Games 2007 di Thailand dengan rekor 10,25 detik.

Dengan catatan waktu itu, Suryo (saat itu) tak hanya merebut tiket ke Beijing, namun juga memecahkan rekor SEA Games dan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. "Dia harus mampu mendekati catatan waktu itu di Jatim Open nanti. (Tapi) Jika tidak memiliki prospek, ya, kami mohon maaf," ujar Hadi.

Seharusnya, lanjut Hadi pula, mengulangi kesuksesan seperti itu dalam waktu singkat, bukanlah hal yang sulit bagi seorang atlet elit seperti Suryo. "Kesuksesan meninggalkan jejak. Dia hanya perlu napak tilas kembali," tukas Hadi.

Prima sendiri disebutkan akan terus memantau perkembangan Suryo. Sementara, selain ketujuh nama itu, Prima juga memanggil empat pelari lainnya, yaitu Rini Budiarti (3.000 meter lari halang rintang putri), Agus Prayogo (5.000 meter putra), Triyaningsih (marathon putri), serta Dedeh Erawati (100 meter gawang putri).

Para atlet itu akan berlatih di Pangalengan, Jawa Barat. Sementara itu, PASI juga disebutkan sudah memanggil atlet lompat jangkit putri, Maria Natalia Londa, untuk bergabung dalam Pelatnas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon