Hadapi "Mobil Liar", Polisi Dapat Bantuan Warga
Minggu, 27 September 2015 | 03:02 WIB
Tangerang - Para petugas dari Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang, mendapat dukungan penuh warga Perumahan Citra Raya saat mereka menindak para penumpang sebuah mobil yang berputar-putar mencurigakan di sebuah lapangan sekitar pukul 01.00 Minggu (27/9) dini hari.
Mobil tersebut berkeliling di sebuah lahan tanah luas sehingga menimbulkan debu tebal dengan menggunakan lampu jauh, berputar-putar tak jelas tujuannya.
Dua petugas patroli yang kebetulan melintas pun curiga dan mendekati mobil jenis Daihatsu Terios warna putih tersebut, serta memerintahkan pengemudinya untuk turun. Butuh waktu beberapa menit sebelum para penumpang itu mematuhi perintah polisi.
Belakangan diketahui mobil tersebut ternyata berisi empat pria, salah satunya yang terlihat paling tua berusia sekitar 45 tahun.
Para pengemudi mobil terlihat tidak kooperatif dengan petugas sehingga memancing perdebatan sengit, dan menarik perhatian puluhan warga klaster Taman Rembrandt yang sedang melakukan jaga swakarsa hanya beberapa meter dari lokasi.
Salah satu petugas bernama Habibi menginterogasi pria penumpang yang paling tua, karena memang di lahan tersebut jelas terpasang larangan untuk belajar mengemudi mobil. Polisi juga tidak mau percaya begitu saja bahwa mereka hanya belajar mengemudi.
Kecurigaan polisi bertambah karena ada empat pria di dalam mobil tersebut, berkeliling dini hari dengan mobil berplat luar kota, EA xxxx.
Beberapa kali terdengar pertanyaan polisi yang mendapat jawaban ketus dari salah satu penumpang mobil.
Setelah cukup lama menginterogasi dan mendapat jawaban yang berputar-putar, polisi pun mengajukan pertanyaan standar.
"Ada surat-suratnya, STNK, SIM?", tanya Habibi.
"Ada Pak," jawab pria paruh baya tersebut, sementara tiga rekannya berdiri di belakang dia.
"Iya, mana?"
"Ada di rumah Pak."
Kontan jawaban itu membuat kesal polisi dan warga perumahan yang sedari tadi memperhatikan.
"Ini mobil liar namanya," kata petugas.
"Sudah dibawa ke pos saja Pak, kami siap jadi saksi kalau dibutuhkan," kata salah satu warga.
Yang lain menimpali: "Terima kasih Pak Polisi, tindak saja kan sudah jelas-jelas ada larangan di situ. Sudah salah masih ngotot."
Petugas sendiri tak punya pilihan selain melakukan penahanan sementara mobil dan penumpangnya.
Kebetulan sebuah mobil patroli satpam perumahan dengan bak terbuka juga melintas dan dihentikan para warga, sehingga para penumpang mobil tersebut bisa diangkut ke pos terdekat. Kedua petugas masing-masing membawa sedan patroli polisi dan mobil Terios itu.
Sebelum berlalu, salah satu petugas sempat mengucapkan terima kasih pada warga yang berkerumun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




