Basuki Targetkan Jakpro Segera "Go Public"
Senin, 28 September 2015 | 23:49 WIB
Jakarta - Selain dilimpahkan untuk melakukan pembangunan fisik berbagai proyek infrastruktur, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) juga diinstruksikan untuk mengakuisisi tiga BUMD DKI.
Ketiga BUMD DKI tersebut adalah PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP).
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan semua saham Pemprov DKI yang ada di tiga BUMD tersebut akan dibeli oleh PT Jakpro. Rencana ini, baru dapat terealisasi setelah PT Jakpro melaksanakan go public.
"Kita kaji dulu. Misalnya yang di Ancol, apa efek saham Ancol. Misalnya saham DKI diserahkan kep PT Jakpro, kita mesti tahu. Kita kan nggak pernah setor modal ke Pembangunan Jaya Ancol. Kalau untuk KBN dan JIEP, kita sudah putuskan untuk diserahkan ke PT Jakpro," kata Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (28/9).
Dengan adanya akuisisi tiga BUMD ini, lanjutnya, maka Pemprov DKI tidak perlu lagi membentuk Badan Pengawas BUMD DKI. Basuki menilai keberadaan Badan Pengawas BMD kurang maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap puluhan BUMD milik DKI.
"Sanggup nggak Badan Pengawas BUMD membawahi seluruh BUMD DKI? Nggak sanggup. Saya sanggup nggak ngawasin BUMD? Ngawasin disini saja kadang-kadang ketipu," ujarnya.
Sebelum mengakuisisi tiga BUMD tersebut, mantan Bupati Belitung Timur ini menargetkan PT Jakpro harus sudah go public pada akhir 2017 atau awal 2018. Selain itu, PT Jakpro harus menggandeng auditor yang merupakan perusahaan terkenal di dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




