Pesta Adat di NTT Ricuh, 3 Orang Tewas

Jumat, 2 Oktober 2015 | 13:12 WIB
YK
B
Penulis: Yoseph A Kelen | Editor: B1
Kapolda NTT, Brigjen Pol Drs. Endang Sunjaya, SH, HM.
Kapolda NTT, Brigjen Pol Drs. Endang Sunjaya, SH, HM. (Suara Pembaruan/Yosep Kelen)

Kupang - Pesta adat Woleka di Kampung Waipoyo, Desa Waikara, Kecamatan Kodi Balagar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (1/10) malam, diwarnai kericuhan. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya luka parah.

Tiga orang yang meninggal itu adalah dua orang tuan rumah pesta, yakni Winyu Bulu dan Rangga Kahele. Sedangkan seorang lainnya yakni Rehi Katoda.

Camat Kodi Balagar Paulus Haghu Tenge menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 wita. Kejadian tersebut diduga akibat utang piutang berupa kerbau. Di mana Rehi Katoda datang ke pesta untuk menagih utang seekor kerbau kepada tuan rumah pesta. "Sehingga terjadi keributan berujung pembunuhan di tempat pesta adat itu," ujarnya.

Kapolda NTT Brigjen Pol Endang Sunjaya membenarkan kejadian itu. Menurut dia, pesta adat tersebut diselimuti dendam lama. Kemudian saling ejek sehingga terjadi perang mulut dan akhirnya terjadi pembunuhan. "Kondisi di TKP (tempat kejadian perkara) saat ini sudah kondusif dan dijaga oleh anggota Polres Sumba Barat," katanya.

"Mengingat daerah tersebut terus konflik, kami telah mengusulkan ke Mabes Polri untuk mempercepat pembangunan kantor Polres di Sumba Barat Daya," Endang menambahkan.

Endang meminta dukungan dari DPRD NTT dan Pemerintah Provinsi NTT serta Pemda SBD, untuk membantu Polda mempercepat pembangunan Polres di daerah konflik seperti Sumba Barat Daya. "Memang Polda NTT sudah mengusulkan ke Mabes Polri. Namun NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ini sangat luas, sehingga Mabes Polri pasti memilih daerah prioritas," ujarnya.

Dia menambahkan, "Hal itu yang menjadikan pembangunan Polres di SBD lamban. Karena lambannya itu maka kami minta dukungan dari Pemerintah Provinsi dan DPRD NTT."

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon