Anak yang Tinggal di Pinggir Jalan Raya Berisiko Tinggi pada Leukemia

Minggu, 4 Oktober 2015 | 09:51 WIB
NF
B
Penulis: Nessy Febrinastri | Editor: B1
Ilustrasi papan reklame di sekitar jalan raya.
Ilustrasi papan reklame di sekitar jalan raya. (JG Photo/ Afriadi Hikmal)

Anak-anak yang tinggal di kawasan pinggir jalan dan jalan tol memiliki risiko lebih tinggi pada penyakit leukemia (peningkatan sel darah putih), daripada mereka yang tinggal di jalan yang relatif lebih sepi.

Peneliti, Jacqueline Clavel dari Institut Kesehatan dan Penelitian Medis (INSERM) di Prancis menyatakan, paparan benzena yang berkaitan dengan lalu lintas kendaraan menjadi penyebab gangguan ini.

Para peneliti memeriksa 2.760 kasus leukimia di Prancis antara 2002 - 2007, dan membandingkannya dengan sampel 30.000 anak lainnya secara acak.

Hasil penelitian menunjukkan, kasus-kasus baru leukemia myeloblastic (418 dari 2.760 kasus leukemia) adalah 30 persen lebih tinggi daripada anak-anak yang tinggal relatif lebih jauh dari jalan-jalan yang sibuk.

"Frekuensi leukemia myeloblastic, 30 persen lebih tinggi pada anak-anak yang tinggal dalam radius jalan 150 meter," kata Clavel.

Selama ini, para peneliti telah sepakat bahwa peningkatan risiko leukemia myeloblastic pada orang dewasa memang memiliki riwayat paparan benzena.

Penemuan ini dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon