Perlu Dukungan Riset Perkuat Sektor Properti

Senin, 5 Oktober 2015 | 20:23 WIB
IM
B
Penulis: Imam Muzakir | Editor: B1
Ilustrasi perumahan.
Ilustrasi perumahan. (Antara/Aditya Pradana Putera)

Jakarta - Masih simpang siurnya data perumahan di Indonesia, berpengaruh terhadap kebijakan pemerintah untuk sektor perumahan. Karena itu perlu ada riset khusus tentang perumahan dalam memperkuat sektor properti

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Maurin Sitorus mengatakan bahwa, riset sektor properti terutama untuk perumahan sangat bermanfaat, karena bakal berpengaru terhadap kebijakan dan juga kebutuhana akan hunian di Indonesia dan tentu hal ini menjawab tantangan backlog perumahan yang cukup tinggi.

"Tantangan cukup kompleks dan membutuhkan resources yang banyak untuk menjawabnya. Oleh karena itu, riset ini sangat relevan dalam rangka sharing pengalaman dan knowledge untuk bersinergi sehingga kita dapat menghasilkan suatu jawaban yang tepat untuk menjawab tantangan yang pada akhirnya dapat secara optimal dirumuskan dalam strategi kebijakan bidang perumahan," kata Maurin Sitorus, dalam publikasinya, Senin (5/10).

Maurin mengatakan, riset menjadi pokok perhatian dari pemerintah, agar mengetahui kebutuhan rumah baik untuk masyarakat berpengahsilan rendah (MBR) kelas menengah maupun juga kelas atas.

"Kalau kita melihat pasar perumahan ada tiga segmen yaitu kelas atas, menengah dan bawah. Ini yang menjadi pokok perhatian pemerintah," kata dia.

Menurutnya, pasar rumah untuk MBR tidak semata-mata ditentukan oleh mekanisme pasar, tetai juga pelru ada intervensi pemerintah. Dimana pemerintah, bisa mengontrol harga rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam rangka melindungi konsumen. Sementara dari sisi lain riset ini dapat menentukan the optimal price bagi pengembang maupun MBR.

"Kita harapkan riset bidang perumahan dapat memperkuat sektor properti sehingga dapat memainkan perannya secara optimal untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," ucap Maurin.

Setiap orang Indonesia berkepentingan melihat sektor properti berkembang dengan sehat dan baik. Kalau sektor properti bermasalah, perekonomian nasional dapat bermasalah juga. Oleh karena itu, riset bidang pasar perumahan adalah kepentingan kita bersama. Kami akan selalu share data yang ada di pemerintah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon