Terpapar Berat Asap, 18 Bayi di Riau Dirawat Intensif
Kamis, 8 Oktober 2015 | 16:20 WIB
Kuantan Singigi - Sebanyak 18 bayi di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit umum daerah akibat terpapar berat asap kebakaran hutan dan lahan.
"Hingga saat ini RSUD sudah menangani puluhan anak -anak dan bayi yang terkena dampak kebakaran lahan dan hutan," kata Kepala Bidang PMK Dinas Kesehatan Kuantan Singingi, Detri Elvira, di Teluk Kuantan, Kamis (8/10).
Bayi dan anak-anak, katanya, lebih beresiko tinggi terhadap paparan asap kebakaran hutan dan lahan ketimbang orang dewasa. "Kami berikan pelayanan maksimal," sebutnya.
Menurutnya, beberapa bayi masuk ruangan ICU karena harus diberi bantuan pernafasan bahkan ada bayi baru berumur 11 bulan yang telah dirawat.
"Jika ke depan masih rawan asap, maka tidak menutup kemungkinan jumlah anak yang berobat bertambah," kata dia.
Hendri salah satu warga Lubuk Ambacang juga menyebutkan, kabut asap ini tidak bisa lagi diatasi dengan masker gratis dari Dinas Kesehatan tetapi harus pakai masker yang kualitas terbaik.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati atau Mbak Titik, mengatakan, pemerintah tak perlu malu atau gengsi menerima bantuan dari negara lain untuk mengatasi kabut asap yang terjadi di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan.
Selama ini hanya ada 25 unit pesawat terbang dan helikopter untuk menanggulangi hampir 2.000 titik asap di kedua pulau besar Indonesia itu. Satu helikopter diketahui hanya mampu menerbangkan sekitar empat ton air untuk diguyur di titik kebakaran.
Tentang keperluan menambah atau membeli pesawat terbang amfibi multi fungsi guna menanggulangi asap kebakaran hutan dan lahan.
Sementara korban-korban jiwa terkait langsung atau tidak langsung dari paparan asap kebakaran hutan dan lahan ini sudah berjatuhan, belum lagi dampak di negara-negara tetangga.
Tentang penanggulangan dari sisi kesehatan manusia, Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, telah menyatakan, pemerintah sudah mengantisipasi; telah menyalurkan lebih dari 20.000 ton perlengkapan kesehatan, di antaranya masker-masker kepada penduduk yang terpapar asap.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




