Spesialis: Anak Harus Melewati Fase Merangkak
Sabtu, 10 Oktober 2015 | 11:11 WIB
Jakarta - Dokter spesialis anak dari RSU Bunda Jakarta, Dr Markus Danusantoso SpA, mengatakan, setiap anak harus melalui fase merangkak, setelah itu berjalan. Banyak orangtua pasiennya yang mengatakan kalau anaknya sulit untuk merangkak, karena cenderung ingin langsung berjalan.
"Sebisa mungkin anak harus merangkak dulu, karena merangkak menguatkan otot kaki dan tangan, sehingga ia akan lebih siap menghadapi fase belajar jalan," kata Markus kepada Beritasatu.com, Jakarta, belum lama ini.
Markus memberi saran agar orangtua berusaha kreatif mengajak anak untuk merangkak. Jangan hanya menuntut mereka, karena itu hanya akan memberi tekanan, sehingga membuat anak semakin tidak bisa melakukan.
"Orangtua berikanlah contoh merangkak di depan si anak. Ikutlah merangkak, agar anak mencontoh. Lalu, bisa gunakan selendang yang bisa menarik perhatian anak yang menjuntai ke lantai saat orangtua merangkak depan anak. Nanti ia akan terpancing untuk mengejar selendang itu," tutur Markus.
Menurutnya, sebaiknya anak-anak melalui setiap fase dalam perkembangannya. Kalau tidak, maka akan menimbulkan tekanan pada anak.
Bila anak tidak melalui merangkak dan langsung belajar jalan, maka tubuhnya belum benar-benar siap menghadapi fase berjalan dan anak akan merasa tertekan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




