Korupsi Mantan Sekjen Partai Nasdem
Diperiksa 12 Jam, Rio Capella Bantah 'Amankan' Kasus Bansos (1)
Jumat, 16 Oktober 2015 | 23:00 WIB
Jakarta - Mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella yang menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara dana bantuan sosial (Bansos) Provinsi Sumatera Utara diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar 12 jam pada Jumat (16/10).
Tiba di Gedung KPK pukul 09.00 WIB, Rio yang diperiksa sebagai saksi untuk Gubernur Sumatera Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evi Susanti yang juga menjadi tersangka menjalani pemeriksaan hingga pukul 21.00 WIB.
Kepada awak media, Rio membantah menjanjikan kepada Gatot untuk 'mengamankan' kasus dugaan korupsi dana Bansos yang ditangani Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. "Saya tidak menjanjikan apa-apa," kata Rio.
Namun, Rio tak membantah saat disinggung mengenai pemberian uang Rp 200 juta dari Gatot dan Evi. Menurutnya, uang tersebut telah dikembalikan kepada sang pemberi. Dikatakan Rio, perihal uang ini telah dijelaskannya kepada penyidik KPK.
"Semua sudah saya jelaskan ya. Sudah saya jelaskan ke dalam," kata Rio yang juga anggota Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem ini.
Rio membantah adanya perintah petinggi Partai Nasdem untuk membantu 'mengamankan' perkara dana Bansos. Rio membantah menjalin komunikasi dengan pihak internal Kejaksaan Agung terkait penyelidikan kasus korupsi dana Bansos Sumatera Utara.
"Tidak ada (komunikasi dengan Kejaksaan Agung, Red). Tidak ada," tegasnya.
Selebihnya, Rio lebih memilih bungkam saat ditanya wartawan mengenai kasus yang menjeratnya. Rio bergegas masuk ke dalam mobil Toyota Vellfire warna putih yang membawanya meninggalkan area Gedung KPK.
Lanjut ke: Diperiksa 12 Jam, Rio Capella Bantah 'Amankan' Kasus Bansos (2-habis)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




