2019, Probolinggo Targetkan Bebas Krisis Air Bersih

Sabtu, 17 Oktober 2015 | 13:41 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi pasokan air bersih.
Ilustrasi pasokan air bersih. (Monterey Bay)

Probolinggo - Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), menargetkan bebas air bersih, terutama di sejumlah kecamatan kabupaten setempat pada 2019.

"Untuk mewujudkan target tersebut, kami membutuhkan dukungan kerja sama dan sinergi dari semua pihak di Kabupaten Probolinggo," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi di Probolinggo, Sabtu (17/10).

Menurutnya, upaya mewujudkan Probolinggo bebas krisis air bersih dapat dilakukan dengan memperbanyak sumur bor dan pipanisasi oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya dan menyiapkan pemetaan daerah krisis air bersih oleh BPBD.

"Selain itu, juga perlu memperluas jaringan pelanggan, terutama ke daerah krisis air bersih oleh PDAM, kemudian memperbanyak program sumur bor oleh Dinas Pertanian, serta pembangunan embung dan sumur bor oleh DPU Pengairan," tuturnya.

Saat ini, lanjut dia, BPBD Probolinggo menggunakan hasil pemetaan krisis air bersih dan tahun depan baru dilakukan kajian ulang, kemudian ditambah dengan program-program yang sudah dilakukan Pemkab Probolinggo, termasuk memberikan pembinaan kepada Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM).

"Sasaran awalnya adalah 40 desa di 11 kecamatan, yang saat ini masuk dalam kategori kering kritis. Tapi tahun depan akan direvisi, agar jumlah daerah yang mengalami kekeringan bisa berkurang," paparnya.

Data BPBD Probolinggo menyebutkan, sebanyak 40 desa berpotensi mengalami krisis air bersih dan puluhan desa tersebut tersebar di 11 kecamatan, yakni Kecamatan Sukapura, Sumber, Kuripan, Bantaran, Leces, Banyuanyar, Krucil, Wonomerto, Plumbang, Tongas dan Sumberasih.

Dwijoko menjelaskan, Dinas PU akan membuat grand design penanganan air bersih, sehingga bisa diketahui di dusun dan desa mana yang mengalami krisis air bersih dan satuan kerja mana yang menanganinya.

"Jadi ada sinergi. Selama ini ada program, tapi sasarannya tidak terarah dan telah disepakati bahwa data yang dipakai adalah data yang dimiliki oleh BPBD," imbuhnya.

Dengan target Kabupaten Probolinggo bebas krisis air bersih, lanjutnya, diharapkan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau tiba.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon