Kabut Asap di Pontianak Makin Pekat

Selasa, 20 Oktober 2015 | 09:12 WIB
SS
B
Penulis: Sahat Oloan Saragih | Editor: B1
Sejumlah pengendara melintas di Jalan RTA Miilono yang masih diselimuti asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 1 Oktober 2015
Sejumlah pengendara melintas di Jalan RTA Miilono yang masih diselimuti asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 1 Oktober 2015 (Antara/Rosa Panggabean)

Pontianak - Kabut asap yang menyelimuti Kota Pontianak dan sekitarnya semakin pekat dan tebal. Walaupun demikian, warga masyarakat jarang menggunakan masker saat bepergian keluar rumah.

Berdasarkan pantauan pagi ini, kabut asap tebal pada pagi dan sore menjelang malam.

Sebenarnya, pada pekan lalu, kabut asap sudah sempat hilang dari udara Kota Pontianak. Namun tiga hari terakhir ini kabut asap sangat tebal dan pekat.

Kepala Badan Metrologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pontianak, J A Damanik, mengatakan, kemungkinan besar kabut asap yang menyelimuti Kota Pontianak adalah kiriman dari daerah lain, karena berdasarkan informasi yang diterima dari Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (Modis), tidak ada titik api di Kalimantan Barat (Kalbar) dan berdasarkan satelit NOAA, hanya ada tujuh titik.

Pada Senin (19/10), kualitas udara di Pontianak sempat mencapai angka berbahaya, khususnya pada sore hari. Namun, kualitas udara sempat mencapai angka tidak sehat, kemudian kembali lagi menjadi berbahaya," katanya, Pontianak, Selasa (20/10).

Ia berharap, warga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap api yang membakar lahan, sehingga segera dipadamkan dan tak menimbulkan kebakaran besar.

Hujan sendiri diprediksi akan mulai turun pada minggu depan atau awal November.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon