Demo di Istana Bogor Berujung Bentrok
Selasa, 20 Oktober 2015 | 18:12 WIB
Bogor - Unjuk rasa mahasiswa di Istana Kepresidenan Bogor berujung ricuh, Selasa (20/10). Enam mahasiswa diamankan setelah terjadi perkelahian dengan polisi.
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mulai melakukan unjuk rasa sekitar pukil 14.30 WIB dimulai dari Tugu Kujang menuju Istana Kepresidenan di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bogor.
Semula unjuk rasa berlangsung damai. Puluhan mahaiswa yang sebagian mengenakan jaket almater membentangkan bendara serta poster betuliskan "turunkan Jokowi" di pintu utama Istana Bogor.
Selanjutnya, polisi meminta agar mahasiswa yang berunjuk rasa berpindah ke depan pintu tiga atau dekat gereja Zebaoth. Namun, mahasiswa ingin tetap bertahan di pintu utama. Lalu polisi berhasil mengiring mahasiswa sehingga menjauh dari pintu utama.
Tepat di depan pintu dua menuju pintu tiga atau di depan Balai Kota Bogor, para mahasiswa mulai melakukan blokade di tengah jalan raya. Situasi mulai memanas ketika polisi ingin membubarkan massa.
Polisi mulai anarkistis dengan malakukan pembubaran paksa mahasiswa dan terjadilah bentrok. Beberapa mahasiswa terkena pukul dan mahasiswa mulai berhamburan ketika ditendang.
Aksi terus berlanjut ketika polisi mulai menghardik para pewarta yang tengah meliput.
"Kamera saya sempat ditepis oleh polisi saat mengambil gambar," ujar salah satu wartawan Andri Ame.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




