Lulu Lutfi Labibi Setia Usung Lurik di JFW 2016
Selasa, 20 Oktober 2015 | 20:45 WIB
Jakarta - Perancang mode Lulu Lutfi Labibi, yang dikenal gemar mengeksplorasi kain lurik dan mengadopsi teknik moulage (teknik pembuatan pola dengan menggunting bahan langsung di tubuh model atau manekin), untuk pertama kalinya akan tampil di pagelaran puncak malam terakhir Jakarta Fashion Week (JFW) 2016, yakni panggung Dewi Fashion Knights (DFK).
Dalam pagelarannya nanti ia akan menampilkan 20 koleksi yang terinspirasi dari perempuan yang kembali menjadi dirinya sendiri.
"Aku akan menampilkan teknik batik baru di DFK nanti, tetapi tetap akan memberi sentuhan lurik dengan presentasi lebih sedikit dari biasanya," ungkap Lulu di Jakarta, Selasa (20/10).
Menurutnya, pagelaran DFK ini merupakan momen ia bisa kembali mengenalkan kain nusantara. Seperti halnya lurik, yang sejak awal ia usung di desain-desain busananya untuk meredefinisi kain tersebut agar bisa digunakan semua orang.
"Dulu lurik dikenal klasik dan hanya dipakai laki-laki. Namun, agar pengrajin dan kain lurik bisa terangkat, maka saya berusaha meredefinisi lurik supaya kain ini juga bisa untuk penampilan lebih modern dan digunakan perempuan urban," terangnya.
Dalam DFK nanti, Lulu mengaku akan tetap bermain di ranah draping dengan styling yang tidak biasa, namun tetap ready to wear.
"Presentasinya nanti akan memberi kesan perempuan kembali ke alam. Para model agar dirias minimalis, bahkan tanpa bulu mata, dengan rambut diikat dan digerai secara natural. Saya ingin memberi kesan kebahagiaan itu bisa disampaikan dengan elegan dan tidak 'berteriak'," ungkap Lulu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




