Mantan Sekjen Nasdem Siap Ditahan KPK
Jumat, 23 Oktober 2015 | 12:10 WIB
Jakarta - Mantan Sekjen Nasdem Rio Patrice Capella mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (23/10). Rio akan diperiksa perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara bantuan sosial (bansos) Sumatera Utara di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, dan Kejaksaan Agung.
Menghadapi proses hukum ini, Rio menyatakan kesiapannya. Bahkan, jika KPK melakukan upaya penahanan.
"Pasti siap (ditahan)," kata Rio Capella sambil mengancungkan jempol sesaat sebelum menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Jumat (23/10).
Rio menegaskan kesiapannya untuk diperiksa dan ditahan dalam pemeriksaan kali ini. Hal itu, dibuktikannya dengan memenuhi panggilan penyidik.
"Oh iya dong. Buktinya saya datang," tegasnya.
Pemeriksaan terhadap Rio dalam kapasitasnya sebagai tersangka kali ini merupakan yang perdana. Rio sebenarnya telah dipanggil untuk diperiksa pada Selasa (20/10) lalu. Namun, dengan alasan mengajukan gugatan praperadilan terhadap penetapan tersangka yang dilakukan KPK, Rio mangkir dari pemeriksaan penyidik.
Kasus yang menjerat Rio merupakan pengembangan dari kasus suap terhadap majelis hakim dan panitera PTUN Medan yang telah menjerat delapan orang tersangka, termasuk advokat kondang OC Kaligis, Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho, dan istrinya Evi Susanti.
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) Tim Satgas KPK terhadap majelis hakim dan panitera PTUN Medan serta seorang anak buah Kaligis, M Yagari Bhastara alias Garry. Dalam penanganan perkara yang bermula dari operasi tangkap tangan, KPK kerap kali menahan tersangka setelah diperiksa perdana. Apalagi, telah ada sederet tersangka korupsi yang ditahan KPK pada hari Jumat yang disebut sebagai Jumat Keramat.
Sebut saja mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Iskak. Terakhir, KPK menahan mantan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali pada Jumat (10/4).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




