Kabut Asap Kian Pekat, Jarak Pandang di Pulau Bintan Berkurang

Jumat, 23 Oktober 2015 | 12:58 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi kabut asap
Ilustrasi kabut asap (Antara/ist)

Tanjungpinang - Jarak pandang di Pulau Bintan, Kepulauan Riau kembali berkurang akibat asap tebal yang berasal dari kebakaran hutan di beberapa kawasan di Sumatera dan Kalimantan.

"Pukul 09.00 WIB, tadi pagi, jarak pandang di Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan) hanya 1,5 kilometer, sedangkan sehari sebelumnya masih 4 kilometer," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Tanjungpinang Dhira Utama di Tanjungpinang, Jumat (23/10).

Dia mengemukakan citra Satelit Terra dan Aqua menangkap titik api di Sumatra sebanyak 206 titik api, sedangkan di Kalimantan enam titik api.

Satelit juga menangkap titik api di Pulau Bintan pada posisi 104.2 BT 1.0 LU, namun tidak terlalu mempengaruhi udara di pulau itu.

"Tingkat kepercayaan terhadap pantauan satelit itu 74 persen," katanya.

Dhira mengimbau masyarakat dan pengguna transportasi darat, laut dan udara agar waspada terhadap pengaruh asap yang mengurangi jarak pandang.

"Jarak pandang sewaktu-waktu dapat berubah," ujarnya.

Sementara terkait cuaca di Pulau Bintan, ia menjelaskan berdasarkan pantauan citra Satelit Himawari, tidak terdapat kumpulan awan yang signifikan sehingga kondisi cuaca bintan pada sepanjang hari ini diprakirakan masih cerah berawan.

Sedangkan tinggi gelombang perairan Kepri seperti di perairan Tanjungpinang-Batam 0,8-1,5 meter, di perairan Bintan-Lingga 1-2 meter dan perairan Anambas-Natuna 1-2,5 meter.

"Waspadai gelombang laut di Lingga, Anambas dan Natuna," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon