Perkampungan di Sumsel Dimasuki Hewan Liar Akibat Kebakaran Hutan

Minggu, 25 Oktober 2015 | 11:45 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi ular jenis Aspic Viper.
Ilustrasi ular jenis Aspic Viper. (Dinosoria)

Penukal Abab - Perkampungan warga di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), sejak dua pekan terakhir ini dimasuki sejumlah binatang buas dan liar akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda daerah tersebut.

"Akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), sejumlah binatang buas seperti biawak, babi hutan, kera dan ular berkeliaran masuk perkampungan warga," kata Kardi (45), warga Desa Suka Maju Kecamatan Talang Ubi, di Pali, Minggu (25/10).

Menurutnya, keadaan ini membuat warga di dekat kawasan hutan yang terbakar menjadi cemas, terutama atas masuknya binatang jenis ular dan babi hutan ke perkampungan penduduk.

Sejak beberapa pekan lalu, ketika terjadi kebakaran lahan milik PTPN 7 yang tidak dikelola dan kebun warga di sekitarnya, warga sering melihat ular, kera, biawak dan babi hutan berkeliaran masuk perkampungan. Hal ini dikhawatirkan membahayakan keselamatan jiwa penduduk setempat.

"Saya khawatir ular, kera serta biawak bisa menyerang warga. Terkadang warga terpaksa membunuh hewan tersebut, karena kuatir akan membahayakan keselamatan jiwa warga," katanya.

Hewan lainnya, yang juga dikhawatirkan adalah babi hutan dan kera, yang juga merusak kebun atau tanaman warga.

Menurut Herman, warga lainnya, dalam tiga hari ini sudah membunuh lima ekor ular jenis munti masak, karena sangat beracun membahayakan seselamatan jiwa manusia.

Warga tidak mau mengambil resiko, ketika bertemu atau melihat ular jenis tersebut, sehingga langsung diburu dan dibunuh

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon