Kabut Asap Melanda Wilayah Sulawesi

Senin, 26 Oktober 2015 | 09:57 WIB
MS
B
Penulis: M Kiblat Said | Editor: B1
Ilustrasi penerbangan terganggu kabut asap.
Ilustrasi penerbangan terganggu kabut asap. (Ist/Ist)

Makassar - Kabut asap akibat pembakaran lahan tidak hanya terjadi di wilayah Kalimantan dan Sumatera, saat ini wilayah Sulawesi mengalami hal yang sama.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat dari 800 titik api (hotspot) yang terpantau melalui satelit di wilayah Sulawesi, ada 151 hotspot di wilayah Sulsel.

Humas BNPB Sulsel Sutopo mengatakan, titik api itu bersumber dari pembakaran lahan pertanian dan perkebunan.

Petugas Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar Sujarwo mengatakan, musim kemarau di Makassar akan lebih panjang dibanding tahun sebelumnya, hujan diperkirakan baru akan turun menjelang akhir November.

Kemarau lebih panjang tahun ini diakibatkan fenomena El Nino, yaitu gejala penyimpangan kondisi laut yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut.

Suhu yang terjadi saat ini mencapai 34 derajat celcius, beberapa wilayah mengalami kekeringan dan berdampak pada pertanian, kebakaran dan ketersediaan air menipis.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah Sulsel Andi Hasbi Nur menyebutkan, titik api yang menimbulkan kabut itu tampak di Kabupaten Enrekang, Soppeng, Toraja, Luwu Timur dan beberapa daerah lainnya.

Dampak dari pembakaran lahan di wilayah Sulawesi Selatan menimbulkan kabut asap dan mengganggu kelancaran penerbangan di sejumlah bandara.

Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I Makassar Rio Hendarto mengatakan, sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros delay akibat kabut asap.

Terdapat 42 penerbangan mengalami penundaan, Minggu (25/10), mulai pukul 08.00 hingga 16.00 Wita akibat kabut yang menyebabkan jarak pandang terbatas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon