Tim DVI Dilibatkan dalam Evakuasi Penambang Liar Gunung Pongkor
Rabu, 28 Oktober 2015 | 10:14 WIB
Bogor – Tim Disaster Victim Indentification (DVI) Kepolisian RI, juga akan dilibatkan dalam proses evakuasi 12 orang penambang liar yang tertimbun longsoran tanah di area PT Aneka Tambang (Antam), di Gunung Pongkor, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (28/10).
Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Suyudi Ario Seto mengatakan pihaknya sengaja melibatkan tim DVI untuk membantu mengidentifikasi jika nantinya ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
"Polres Bogor juga menerjunkan tim DVI untuk nantinya mengidentifikasi korban yang meninggal," katanya.
Selain itu Suyudi menambahkan, rencananya proses identifikasi korban nantinya akan dipusatkan di kantor saat berada di kantor Unit Bisnis Penambangan Emas (UBPE) PT Antam, Nanggung, Kabupaten Bogor. "Nanti semua evakuasi baik korban selamat ataupun meninggal akan kami bawa ke kantor Antam untuk di identifikasi," tambahnya.
Sementara itu, kini tim evakuasi masih melakukan apel persiapan di halaman depan kantor PT Antam untuk mempersiapkan anggota dan perlengkapan evakuasi yang akan dibawa menuju lokasi longsoran. Sebelumnya, 12 orang yang merupakan penambang emas liar atau gurandil tertimbun di dalam lubang liar di dalam Lubang Kunti Sisi Blok Gunung Butak, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Proses evakuasi sendiri telah dilakukan sejak Selasa (27/10) kemarin. Namun, karena lokasi longsoran yang sulit dijangkau dan cuaca yang tidak mendukung evakuasi korban dihentikan dan akan kembali dilanjutkan Rabu (28/10) pagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




