Silaturahmi Nasional Jadi Momentum Bangkitkan Golkar
Senin, 2 November 2015 | 06:36 WIB
Jakarta - Silaturahmi nasional dan syukuran Partai Golkar yang digagas tokoh senior Golkar dan juga Wakil Presiden Jusuf Kalla harus dijadikan momentum untuk membangkitkan kembali Golkar sebagai mesin penggerak kemajuan bangsa. Acara yang digelar Minggu (1/11) malam dihadiri dua kubu yang selama ini berkonflik, yakni kubu Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie dan kubu Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono.
Bagi ketua DPP Golkar yang juga Ketua PPK Kosgoro 1957, Ricky Rachmadi dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (2/11), setidaknya ada lima pelajaran yang dipetik dari perpecahan Golkar beberapa waktu belakangan ini.
Pertama, perpecahan dalam tubuh Golkar tidak menguntungkan semua pihak. Perpecahan melahirkan ketidakefektifan fungsi utama Golkar sebagai penggerak dinamika politik Bangsa.
Kedua, tanpa persatuan dari para pimpinan dan tokoh utama Golkar, akar rumput tidak punya panutan dan terombang-ambing tanpa arah. Elan vital Golkar tak bersinar. Kekuatan mesin politik partai mandek. Karena itu, perpecahan dalam segala bentuk harus dihilangkan dan diganti dengan kekuatan sinergitas untuk membangun soliditas.
Ketiga, sudah saatnya Golkar memusatkan energinya untuk membangkitkan kekuatan generasi muda dan kader potensial untuk menyongsong masa depan yang kebih baik.
Keempat, momentum silaturahmi harus dimanfaatkan untuk melahirkan platform politik baru Golkar menyongsong Indonesia 2019-2025.
Kelima, momentum silaturahmi harus dimanfaatkan untuk melanjutkan proses regenerasi kepemimpinan Golkar untuk kesinambungan dan keberlanjutan Golkar sebagai penggerak kemajuan bangsa Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




