Ini Alasan Chelsea Enggan Pecat Mourinho

Senin, 2 November 2015 | 16:00 WIB
MG
B
Penulis: ME Gunawan | Editor: B1
Gaya khas manajer Chelsea Jose Mourinho.
Gaya khas manajer Chelsea Jose Mourinho. (Reuters)

London – Jika bukan sosok sekaliber Jose Mourinho, diyakini pada akhir pekan lalu, Chelsea telah melakukan tindakan darurat dengan mendepak The Special One dari jabatannya sebagai manajer tim menyusul kekalahan 1-3 yang diderita John Terry dkk dari Liverpool di Stamford Bridge.

Itulah kekalahan untuk keenam kalinya yang dialami The Blues dari 11 pertandingan awal di kancah Premier League musim ini. Rekor terburuk yang pernah ditoreh sebuah klub yang berstatus juara bertahan sepanjang sejarah.

Lalu, mengapa Mourinho masih duduk di kursi panasnya? Kuat dugaan, pemilik Chelsea, Roman Abramovich, berada dalam kebimbangan yang luar biasa, menyikapi keterpurukan yang dialami timnya.

Namun, taipan Rusia berusia 49 tahun tersebut tampak canggung untuk kembali "bercerai" dengan Mourinho, seperti yang pernah terjadi pada medio September 2007 lalu. Alasannya, Abramovich tak yakin sosok pelatih mana yang mampu menjadi suksesor Mourinho dan berhasil membangkitkan keterpurukan Chelsea. Abramovich pun tak yakin pergantian sosok utama dalam staf kepelatihan tim bisa membawa perubahan signifikan.

Karena itu, menurut sumber, Abramovich masih memberikan kesempatan kepada Mourinho guna kembali unjuk gigi. Target bagi Mourinho sangat berat, yakni dituntut membawa Chelsea kembali ke zona Liga Champions. Tidak ada jumlah pertandingan yang menjadi tenggat untuk menyelamatkan Mourinho.

Akan tetapi, bukan rahasia, Abramovich menuntut Mourinho memberikan hasil positif dalam dua pertandingan berikutnya yang bakal dilalui Chelsea, yakni matchday keempat penyisihan Grup G Liga Champions menjamu Dynamo Kiev, Rabu (4/11) lusa, dan pekan ke-12 premiership menghadapi Stoke City di Britannia Stadium, Sabtu (7/11).

Kabar krusial lainnya, sejumlah laga lawan Liverpool, Mourinho telah berbicara dari hati ke hati dengan pemain bintangnya asal Belgia, Eden Hazard. Tujuannya, untuk kembali membuat Hazard mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya seperti yang terjadi di musim lalu.

Relasi Mourinho dan Hazard diklaim memburuk setelah Special One membangkucadangkannya di laga lawan Aston Villa, 17 Oktober lalu. Apa daya, melawan pasukan Juergen Klopp, Hazard tampil buruk dan ditarik keluar lapangan ketika babak kedua berjalan 12 menit.

Sementara itu, sejumlah nama pelatih top Eropa, dikabarkan masuk dalam saku Abramovich, seperti mantan pelatih Barcelona yang kini menukangi Bayern Muenchen, Pep Guardiola, arsitek Atletico Madrid, Diego Simeone, pelatih Timnas Italia Antonio Conte, dan sosok kejutan, manajer CSKA Moscow, Leonid Slutsky.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon