Madura Dinilai Sangat Strategis Untuk Dimekarkan

Senin, 9 November 2015 | 17:28 WIB
HS
FH
Penulis: Hotman Siregar | Editor: FER
Ilustrasi Jembatan Suramadu yang menghubungkan kota Surabaya dengan Pulau Madura
Ilustrasi Jembatan Suramadu yang menghubungkan kota Surabaya dengan Pulau Madura (Istimewa)

Jakarta - Wakil Ketua Komisi II DPR, Lukman Eddy, mengaku setuju atas upaya pemekaran Madura menjadi Provinsi. Namun, Komisi II masih menunggu tokoh-tokoh Madura untuk menyampaikan aspirasinya.

"Jawa Timur terlalu besar, semenjak reformasi belum pernah dimekarkan. Jabar sudah mekar banyak, dia belum mekar. Jabar sudah ada Banten," ujar Lukman Edy di kompleks parlemen Jakarta, Senin (9/11).

Menurutnya, dari faktor geografis Madura sangat sangat strategis untuk jadi Provinsi. Kalau dari kemampuan, lanjutnya, Madura secara internal nanti bisa dihitung skornya.

"Kalau skornya 300, layak untuk jadi provinsi. Kalau itu perhitungannya ada kok itu. Komisi II belum menghitungnya," katanya.

Sampai saat ini, kata Lukman Edy, Komisi II belum mendapat usulan resmi terkait usulan pemekaran Madura itu. Nanti usulannya lengkap ada kajian akademisnya.

"Dari kajian akademisnya akan kelihatan nilainya berapa. Biasanya orang yang melakukan kajian akademis daerah pemekaran ini sudah langsung dengan penilaian-penilaian kesiapan daerahnya itu," ucapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon