Surya Internusa Revisi Target Laba
Selasa, 10 November 2015 | 13:59 WIB
Jakarta – PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) masih mengalami tekanan dari proyek-proyek yang baru selesai pertengahan tahun ini. Sebagian proyek perseroan masih mengalami defisit sehingga berpengaruh terhadap laporan keuangan perseroan.
Direktur Utama Surya Semesta Internusa Johannes Suriadjaja mengatakan, salah satu proyek yang masih membebani kinerja keuangan perseroan adalah proyek tol Cikopo – Palimanan (Cipali). Proyek tersebut baru tuntas pertengahan tahun ini.
"Depresiasi dan amortisasi proyek itu tinggi," ucap Johannes di Jakarta, Selasa (10/11).
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa perseroan memiliki saham 27 persen dari proyek tersebut. Perseroan masih mengalami kerugian dari proyek Cipali. Pembukuan proyek Cipali langsung masuk ke dalam profit and loss, tidak terkonsolidasi terhadap pendapatan perseroan.
Akibat depresiasi dan amortisasi proyek yang baru berjalan, perseroan merevisi target laba bersih tahun ini menjadi sebesar Rp 450 miliar dari sebelumnya Rp 550 miliar. Perseroan memproyeksikan beban proyek-proyek baru bakal berlanjut hingga tahun depan.
"Kita juga targetkan pertumbuhan laba bersih tahun depan sama dengan tahun ini," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




