Kadispenad Benarkan Adanya Bentrokan TNI dan Polri di Sumsel

Sabtu, 14 November 2015 | 16:06 WIB
RW
FH
Penulis: Robertus Wardi | Editor: FER
Ilustrasi TNI dan Polri
Ilustrasi TNI dan Polri (Beritasatu.com)

Jakarta - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen Sabrar Fadilah, membenarkan, adanya peristiwa bentrok antara TNI dan Polri di Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (13/11) malam. Dari kericuhan itu, dua anggota TNI terluka.

"Peristiwanya benar terjadi," kata Fadilah lewat pesan singkat (short service message/sms) yang diterima SP, Sabtu (14/11) sore.

Ia menjelaskan, dari informasi yang diterimanya, anggota TNI AD menjadi korban penembakan oleh anggota Polres Muara Enim pada 13 November sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Desa Megang, Kecamatan Lubuk Linggau Utara, Sumatera Selatan.

Korban luka tembak adalah Kapten Chb Edi Sutrisno dan Serda Deden. Kedua korban adalah anggota Denintel Dam III/SLW.

"Saat ini, sedang ditangani oleh petugas medis dari rumah sakit terdekat. Saat ini, situasi terkendali. Sedang dalam penanganan TNI dan Polri setempat," tuturnya.

Meski demikian, Kadispenad sendiri tidak menjelaskan kronologis dan penyebab bentrokan. Menurutnya, masih diperiksa dan didalami oleh pihak TNI dan Polri Sumsel.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon