Anggota Komisi III Minta Kasus Pasar Turi Segera Ditindaklanjuti

Senin, 16 November 2015 | 11:56 WIB
HS
JS
Penulis: Hotman Siregar | Editor: JAS
Pasar Turi Surabaya
Pasar Turi Surabaya (eastjava.com)

Jakarta - Komisi III DPR mendesak aparat kepolisian dan kejaksaan, Kota Surabaya, Jawa Timur untuk segera menindaklanjuti pengaduan para pedagang kecil di Pasar Turi. Pedagang kecil di Pasar Turi merasa diabaikan pengembang karena dana yang diberikan pedagang tak sesuai dengan yang dijanjikan.

"Kapolda dan Kajati Jawa Timur harus bertindak cepat untuk menindaklanjuti kasus-kasus yang diadukan pedagang kecil di Pasar Turi. Aparat harus melindungi kepentingan pedagang kecil di sana bukan malah memihak kepentingan pengembang," ujar anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu di kompleks parlemen Senayan Jakarta, Senin (16/11).

Dari hasil reses Komisi III di Jawa Timur pekan lalu, kata Masinton, kasus Pasar Turi jelas telah merugikan pedagang kecil. Total uang dipungut oleh pengembang mencapai lebih dari Rp 1 triliun namun pedagang tak mendapatkan haknya di pasar terbesar di Surabaya itu.

"Sampai sekarang pedagang tidak terfasilitasi dengan baik. Pedagang sudah ke mana-mana (mengadu) tapi mentok," katanya.

"Pedagang ini sudah melaporkan ada dugaan penipuan yang dilakukan pengembang. Aparat penegak hukum hukum juga tidak maksimal dan cenderung tidak berpihak ke pedagang," tambahnya.

Dikatakan, ratusan pedagang di Pasar Turi itu kini mengalami keputusasaan akibat tidak adanya tindak lanjut aduan mereka ke penegak hukum. Untuk itu, Komisi III mendesak aparat kepolisian dan kejaksaan menindak pengembang yang merugikan pedagang kecil di sana.

"Jangan lagi ada keberpihakan kepada pengembang. Ini kasus sudah lama tapi cenderung ada pembiaran," katanya.

Politisi PDIP itu menyatakan, kasus Pasar Turi akan dibawa ke agenda Panja penegakan hukum di Komisi III DPR. Hingga kini ada 496 pedagang kini hanya berjualan di tempat penampungan sementara.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon