Kampung Pulo Kembali Terendam, Ratusan Warga Mengungsi
Senin, 16 November 2015 | 15:20 WIB
Jakarta - Naiknya permukaan air di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (15/11) kemarin menyebabkan permukiman warga di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali terendam pada Senin (16/11). Ketinggian air mencapai seukuran dada orang dewasa.
Berdasarkan pantauan, banjir merendam permukiman warga, terutama RW 03 yang berdekatan dengan lokasi proyek normalisasi Kali Ciliwung. Sejumlah alat berat juga terendam air. Tak ada aktivitas yang dilakukan warga Kampung Pulo. Ratusan warga telah diungsikan ke sejumlah tempat di kawasan Kampung Melayu, Jatinegara.
Warga RT 01 RW 03 Kampung Pulo, Ida (47) mengatakan, ia bersama suami dan anaknya mulai mengungsi sejak pagi tadi ke rusun Jatinegara Barat.
"Dari tadi pagi kita mengungsi ke rusun. Kebetulan ada keponakan di sini. Di rumah mati lampu, enggak bisa ngapa-ngapain," kata Ida, Senin (16/11). Lanjutnya, air mulai masuk ke dalam rumah pada Senin dini hari tadi. Ia memperkirakan ketinggian air yang masuk ke rumahnya mencapai dua meter.
Hal senada diungkapkan warga RT 08 RW 02, Sutinah (43) yang telah mengungsi ke rusun sejak pukul 08.00 WIB. Ia menggelar tikar di lorong rusun bersama dua keluarga lain yang rumahnya juga terendam."Ya inisiatif sendiri saja ngungsi di sini. Barang-barang masih di rumah, tikar dipinjami dari pengelola rusun," katanya.
Menurut Sutinah, sejak subuh air sudah masuk setinggi pinggang hingga sekitar pukul 09.00 WIB air semakin tinggi mencapai ukuran dada orang dewasa.
Camat Jatinegara Budi Setiawan mengatakan, secara keseluruhan Kelurahan Kampung Melayu hingga siang tadi rata-rata terendam air mulai ketinggian 50-150 sentimeter.
"Khusus di Kampung Pulo, wilayah RW 01 ketinggian air mencapai 60 sampai 100 centimeter. Di RW 02 kedalaman air 60 cm, dan terparah di RW 03 mencapai 100 centimeter," jelasnya.
Ratusan warga yang rumahnya terendam air pun telah diungsikan di antaranya di pos RW 07 Kampung Melayu sebanyak 80 jiwa, masjid Jami Ikhwan sebanyak 50 jiwa, kantos Suku Dinas (Sudin) Kesehatan sebanyak 45 jiwa, musala Awwabin sebanyak 40 jiwa, Masjid At-Tawwabin sebanyak 100 jiwa, pos RW 11 Bidara Cina sebanyak 100 jiwa, dan SDN 05 Bidara Cina sebanyak 75 jiwa.
"Bantuan makanan dan selimut dari Sudin Sosial dan PMI juga sudah dibagikan ke pengungsi," imbuhnya.
Sementara itu, petugas dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur telah menyiagakan posko banjir di jembatan tongtek Kampung Melayu dan mobil pembawa perahu karet.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




