Penjaga Lalai, Diduga Penyebab KA Tabrak Angkot di Medan

Kamis, 26 November 2015 | 11:59 WIB
AS
JM
Penulis: Arnold H Sianturi | Editor: JEM
Warga melihat kondisi mobil angkutan kota (angkot) yang rusak ditabrak kereta api, di perlintasan Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara, 25 November 2015.
Warga melihat kondisi mobil angkutan kota (angkot) yang rusak ditabrak kereta api, di perlintasan Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara, 25 November 2015. (Antara/Irsan Mulyadi)

Medan - Pihak kepolisian untuk sementara menyimpulkan penyebab Kereta Api (KA) Sri Bilah menabrak angkutan kota (angkot) di Jl Sisingamangaraja Medan, Sumatera Utara (Sumut), akibat kelalaian penjaga palang pintu rel kereta api di Jl Sisingamangaraja Medan.

"Tiga saksi yang sudah periksa dan berdasarkan keterangan saksi, diduga petugas palang pintu terlambat menurunkan palang KA sehingga menyebabkan kecelakaan," ujar Kepala Unit Lantas Polsek Medan Kota, AKP Waskita Sembiring, di Medan, Kamis (26/11).

Waskita mengatakan, petugas palang pintu yang lalai melaksanakan tugasnya tersebut bernama Rahmad. Penjaga palang pintu ini langsung melarikan diri setelah melihat kereta api menabrak angkot tersebut.

"Rahmad melarikan diri dan sekarang dinyatakan sebagai buronan. Kita sudah mengerahkan anggota untuk melacak tempat persembunyiannya. Rahmad lah penyebab kecelakaan tersebut," sebutnya.

KA Sri Bilah tujuan Rantauprapat - Medan menabrak angkot 38 di Jl Sisingamangaraja Medan, Rabu (25/11) sore. Mobil angkot terseret 50 meter, dan 13 orang penumpangnya mengalami luka-luka, sebagian masih dirawat antara lain di RS Permata Bunda dan RS Pirnga Medan.
"Angkota 38 itu langsung menerobos masuk tanpa melihat sisi kanan dan kiri jalur kereta api. Penjaga palang pintu kereta api pun telat menurunkan palang," ujar Hendra (45), saksi mata. [155]

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon