Menteri LHK Diminta Tutup Pasar yang Jual Satwa Langka Ilegal
Senin, 30 November 2015 | 20:58 WIB
Jakarta-Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menutup pasar-pasar satwa yang diduga memperjualbelikan satwa liar secara ilegal, salah satunya Pasar Burung Jatinegara, Jakarta Timur.
Permintaan lembaga swadaya masyarakat (LSM) tersebut disampaikan lewat aksi demonstrasi dan teatrikal yang digelar di depan kantor Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Jalan Gatot Subroto Jakarta, Senin (30/11).
"Kami meminta Menteri LHK menutup pasar yang memperdagangkan satwa liar secara ilegal. Bila praktik jual-beli satwa liar terus dibiarkan, satwa liar segera punah," ujar Investigator Senior Scorpion Marison Guciano dalam orasinya.
Menurut Marison. kepunahan satu spesies akibat perburuan ilegal bakal menyebabkan kepunahan spesies lainnya karena mereka menjadi bagian dalam mata rantai ekosistem. "Kepunahan satwa liar akan menyebabkan turunnya kekayaan keanekaragaman hayati kita," tandas dia.
Berdasarkan hasil pemantauan Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group, kata Marison Guciano, banyak satwa dilindungi yang dijual secara bebas dan terbuka di pasar-pasar satwa. Satwa-satwa langka itu biasanya dijual secara terang-terangan dalam kandang-kandang berukuran kecil.
Satwa dilindungi yang dijual secara bebas antara lain Siamang, Elang Ular Bido, Elang Tikus, Berang Berang, dan Beo Nias.
Marison mengaku sudah berulangkali mengirimkan surat kepada Kementerian LHK dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta agar mengambil tindakan tegas untuk menghentikan perdagangan ilegal satwa liar di Pasar Burung Jatinegara.
Perdagangan satwa dilindungi merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah (PP) No 7 Tahun 1999. Para pelanggar undang-undang ini bisa dihukum pidana penjara lima tahun dan denda Rp 100 juta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




