Kuburan Sudano, Korban Pembunuh Berantai Digali
Senin, 20 Februari 2012 | 17:07 WIB
Penggalian kubur Sudarno, salah seorang korban pembunuhan Mujiyanto alias Menthok alias Genthong dimanfaatkan polisi untuk mencari barang bukti tambahan.
Penggalian itu dilakukan di permakaman umum di Dusun Sambong, Desa Sumber Kepuh, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, hari ini.
"Kuburan Sudarno digali untuk menemukan alat bukti. Untuk mengetahui bukti racun yang dipakai," kata Kepala Divisi Humas Irjen Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Senin (20/2).
"Kita juga menduga ada korban lain yakni yang dilaporkan di Polsek Pace, Nganjuk pada 17 september 2011 atas nama Muji Subekti, 59, wiraswasta, warga Kediri," imbuh Saud.
Muji ini bisa jadi satu di antara sembilan korban Mujiyanto yang dihabisi pada 2011 yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Pelaku yang menjalankan hubungan sesama jenis alias gay itu menghabisi para korbannya karena dipicu rasa cemburu.
"Dari keterangan psikolog, pelaku melakukan pembunuhan secara sadar dan tidak menunjukan penyesalan. Saat memberikan keterangan pelaku lugu dan jujur serta mengakui semua perbuatannya," tutur Saud.
Mujiyanto juga sadar beratnya ancaman hukuman yang menantinya.
"Mujiyanto ini gampang stres sehingga petugas harus hati-hati mengawasinya," imbuh Saud.
Jasad Sudarno ditemukan di Dusun Batur, Desa Sumberkepuh, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, Sabtu (4/2). Jenazah sempat dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi.
Namun karena tiada secuil pun identitas dan tidak ada yang mengenalinya, jenazah kemudian dimakamkan di pemakaman umum Dusun Sambong, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk.
Belakangan jasad itu dikenali sebagai Sudarno. Keluarganya pun meminta jenazah Sudarno yang telanjur dimakamkan di Nganjuk ini untuk dipindahkan ke kampung halamannya di Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Ngawi.
Korban Mujiyanto pada 2012 yang telah dikenali selain Sudarno adalah Ahmad Yani, 46, pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS); Romadhon, 65, pencatat nikah di KUA Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jatim; satu mayat belum dikenali dan dua orang ditemukan selamat atas nama Muhammad Fais dan Anton Sumartono.
Penggalian itu dilakukan di permakaman umum di Dusun Sambong, Desa Sumber Kepuh, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, hari ini.
"Kuburan Sudarno digali untuk menemukan alat bukti. Untuk mengetahui bukti racun yang dipakai," kata Kepala Divisi Humas Irjen Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Senin (20/2).
"Kita juga menduga ada korban lain yakni yang dilaporkan di Polsek Pace, Nganjuk pada 17 september 2011 atas nama Muji Subekti, 59, wiraswasta, warga Kediri," imbuh Saud.
Muji ini bisa jadi satu di antara sembilan korban Mujiyanto yang dihabisi pada 2011 yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Pelaku yang menjalankan hubungan sesama jenis alias gay itu menghabisi para korbannya karena dipicu rasa cemburu.
"Dari keterangan psikolog, pelaku melakukan pembunuhan secara sadar dan tidak menunjukan penyesalan. Saat memberikan keterangan pelaku lugu dan jujur serta mengakui semua perbuatannya," tutur Saud.
Mujiyanto juga sadar beratnya ancaman hukuman yang menantinya.
"Mujiyanto ini gampang stres sehingga petugas harus hati-hati mengawasinya," imbuh Saud.
Jasad Sudarno ditemukan di Dusun Batur, Desa Sumberkepuh, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, Sabtu (4/2). Jenazah sempat dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi.
Namun karena tiada secuil pun identitas dan tidak ada yang mengenalinya, jenazah kemudian dimakamkan di pemakaman umum Dusun Sambong, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk.
Belakangan jasad itu dikenali sebagai Sudarno. Keluarganya pun meminta jenazah Sudarno yang telanjur dimakamkan di Nganjuk ini untuk dipindahkan ke kampung halamannya di Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Ngawi.
Korban Mujiyanto pada 2012 yang telah dikenali selain Sudarno adalah Ahmad Yani, 46, pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS); Romadhon, 65, pencatat nikah di KUA Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jatim; satu mayat belum dikenali dan dua orang ditemukan selamat atas nama Muhammad Fais dan Anton Sumartono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




