Vitamin C Bantu Terapi Radiasi Untuk Membunuh Kanker Otak
Senin, 20 Februari 2012 | 19:46 WIB
Melemahkan sekaligus mempercepat kematian sel kanker.
Patries Herst dari University of Otago bersama Melanie McConnell meneliti bagaimana dosis tinggi vitamin C bila dikombinasi dengan terapi radiasi dapat memengaruhi kelangsungan hidup sel kanker di otak, lalu membandingkannya dengan kelangsungan hidup sel normal.
Mereka menemukan, bahwa dosis tinggi vitamin C dapat melawan sel kanker penyebab kerusakan DNA secara menonjol, terutama sebelum radiasi, seperti yang dilaporkan pada jurnal Free Radical Biology and Medicine.
Herst mengatakan otak pasien kanker memiliki prognosis yang buruk karena tumor ini sangat agresif dan resisten terhadap terapi radiasi.
"Kami menemukan bahwa vitamin C dosis tinggi membuatnya lebih mudah untuk membunuh sel-sel dengan terapi radiasi," imbuhnya.
Dia mengatakan, penggunaan dosis tinggi vitamin C dalam pengobatan kanker sudah menjadi perdebatan lama.
Vitamin C dosis tinggi secara khusus mampu membunuh berbagai sel kanker. Itu telah dibuktikan melalui penelitian baik di laboratorium maupun yang diuji coba pada hewan.
"Uji klinis yang dirancang secara hati-hati ini menunjukkan, bahwa menggabungkan dosis tinggi vitamin C dengan terapi radiasi dapat meningkatkan kelangsungan hidup pasien. Temuan ini mungkin bermanfaat untuk menggabungkan kedua pengobatan untuk yang resisten terhadap terapi radiasi, seperti glioblastoma," kata Herst.
Patries Herst dari University of Otago bersama Melanie McConnell meneliti bagaimana dosis tinggi vitamin C bila dikombinasi dengan terapi radiasi dapat memengaruhi kelangsungan hidup sel kanker di otak, lalu membandingkannya dengan kelangsungan hidup sel normal.
Mereka menemukan, bahwa dosis tinggi vitamin C dapat melawan sel kanker penyebab kerusakan DNA secara menonjol, terutama sebelum radiasi, seperti yang dilaporkan pada jurnal Free Radical Biology and Medicine.
Herst mengatakan otak pasien kanker memiliki prognosis yang buruk karena tumor ini sangat agresif dan resisten terhadap terapi radiasi.
"Kami menemukan bahwa vitamin C dosis tinggi membuatnya lebih mudah untuk membunuh sel-sel dengan terapi radiasi," imbuhnya.
Dia mengatakan, penggunaan dosis tinggi vitamin C dalam pengobatan kanker sudah menjadi perdebatan lama.
Vitamin C dosis tinggi secara khusus mampu membunuh berbagai sel kanker. Itu telah dibuktikan melalui penelitian baik di laboratorium maupun yang diuji coba pada hewan.
"Uji klinis yang dirancang secara hati-hati ini menunjukkan, bahwa menggabungkan dosis tinggi vitamin C dengan terapi radiasi dapat meningkatkan kelangsungan hidup pasien. Temuan ini mungkin bermanfaat untuk menggabungkan kedua pengobatan untuk yang resisten terhadap terapi radiasi, seperti glioblastoma," kata Herst.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




