Kepada Rini, Rieke Tegaskan Pansus Tak Targetkan "Reshuffle"
Sabtu, 5 Desember 2015 | 06:43 WIB
Jakarta-Di hadapan Menteri BUMN Rini Soemarno, Ketua Pansus Pelindo II DPR, Rieke Diah Pitaloka, memintanya agar tak takut dan curiga bahwa kerja Pansus itu menargetkan Rini agar di-reshuffle sebagai menteri.
Rieke mengatakan, Pansus Pelindo II hanya ingin memastikan bahwa pengelolaan BUMN dilaksanakan secara benar, sesuai UU, dan demi kepentingan nasional.
"Kami tak menargetkan reshuflle. Maaf Ibu, tidak. Kami tak menargetkan itu. Karena (reshuffle) itu hak prerogatif presiden," tegas Rieke saat hendak menutup rapat Pansus Pelindo II DPR, Sabtu (5/12) dini hari.
Rieke menekankan bahwa Pansus bekerja demi memastikan BUMN bekerja demi kepentingan nasional.
"Saya sama-sama Ibu (Rini) bekerja memenangkan Jokowi di Pilpres 2014. Tapi, tak pernah saya minta proyek dan jabatan. Tapi hari ini, saya minta tolong, sampaikan ke presiden, kembalikan pengelolaan BUMN sesuai Konstitusi kita," tegas Rieke.
Saat Rieke mengucapkan itu semua, Rini hanya diam dan memandang ke arah Rieke. Keduanya memang duduk berhadap-hadapan, dipisahkan jarak sekitar 10-15 meter.
Pada kesempatan itu, Rieke secara terbuka menegaskan kepada Rini, bahwa pihaknya akan berjuang membatalkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat antara Jakarta dan Bandung.
Rieke mengatakan, Perpres itu membolehkan BUMN berutang ke luar negeri. Akan berbahaya kalau hal itu menjadi preseden bagi BUMN lainnya.
"Padahal, kalau BUMN tak sanggup membayarnya, ujung-ujungnya negara juga yang akan membayarnya," kata Rieke.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




