Menhan: Sudah Saatnya Pakai Alutsista Buatan Dalam Negeri

Kamis, 10 Desember 2015 | 23:08 WIB
RW
FH
Penulis: Robertus Wardi | Editor: FER
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberi pidato sambutan di acara Silahturahmi Menteri Pertahanan dengan Forum Pemimpin Redaksi di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika, Kementrian Pertahanan RI, Jakarta, 10 Desember 2015.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberi pidato sambutan di acara Silahturahmi Menteri Pertahanan dengan Forum Pemimpin Redaksi di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika, Kementrian Pertahanan RI, Jakarta, 10 Desember 2015. (BeritaSatu Photo/Emral Firdiansyah)

Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, mengemukakan, sudah waktunya bangsa ini menggunakan Alutsista produksi dalam negeri. Bangsa ini jangan lagi bergantung pada alutsista impor atau produk negara lain.

"Alutsista harus produk dalam negeri. Kita harus bisa produk sendiri. Kita sangat bisa," kata Ryamizard dalam silahturami dengan Forum Pemred di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Kamis (10/12) malam.

Ryamizard didampingi Sekjen Kemhan Ediwan P dan para pejabat di lingkungan Kemhan.

Sementara dari Forum Pemred, hadir Suryapratomo (Ketua), Budiman Tanurejo (Kompas), Primus Dorimulu (Suara Pembaruan/Investor Daily/Beritasatu.com) dan sejumlah pemred lainnya.

Ryamizard menjelaskan saat sekarang, baru bisa buat Panser, alat angkut, kendaraan tempur dan sejumlah peralatan ringan lainnya. Pesawat terbang sudah mulai dicoba pada masa Presiden BJ Habibie. Tetapi setelah Habibie turun, proyek itu terhenti.

"Kedepan kita harus bisa. Masa belum bisa-bisa," tuturnya.

Dia menambahkan kedepan, bangsa ini juga harus bisa buat pesawat tempur sendiri. Saat ini sudah dimulai kerjasama dengan Korea Selatan dalam pembuatan pesawat tersebut.

"10-15 tahun kedepan sudah harus bisa buat sendiri," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon