Ruki Pertanyakan Logika Ahok yang Merasa Dikriminalisasi KPK

Jumat, 11 Desember 2015 | 16:59 WIB
FS
JS
Penulis: Fana F Suparman | Editor: JAS
Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, saat berorasi di hadapan massa yang tergabung dalam Gerakan Anti Korupsi (GAK) di halaman Kantor KPK, Jakarta, 9 Oktober 2015
Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, saat berorasi di hadapan massa yang tergabung dalam Gerakan Anti Korupsi (GAK) di halaman Kantor KPK, Jakarta, 9 Oktober 2015 (BeritaSatu TV)

Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrrachman Ruki mempertanyakan logika Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama yang menuding adanya oknum lembaga antikorupsi yang ingin mengkriminalisasinya dalam kasus Rumah Sakit Sumber Waras. Hal ini lantaran Ahok, sapaan Basuki Tjahaja Purnama belum pernah dipanggil dan dimintai keterangan dalam kasus tersebut.

"Enggak nyambung tuh ceritera. Jangankan ditersangkakan, dipanggil saja belum, diperiksa juga belum, sudah bilang dikriminalisasi. Di mana logika nya?" kata Ruki kepada wartawan, Jumat (11/12).

Meski demikian, Ruki menyatakan, pihaknya tak ingin berpolemik lebih jauh dengan mantan Bupati Belitung Timur tersebut. Dikatakan, polemik tersebut hanya membuat gaduh. "Kami tidak mau berpolemik, bikin gaduh saja," katanya.

Sebelumnya, Ahok menuding adanya oknum KPK yang ingin mengkriminalisasikannya dalam kasus RS Sumber Waras. Tudingan tersebut dilayangkan Ahok saat disinggung sikap KPK yang membatalkan undangan terhadapnya sebagai pembicara dalam Festival Antikorupsi di Bandung pada Kamis (10/12).

"Mungkin (karena kasus Sumber Waras). Mau kriminalisasi Ahok kali, ada oknumnya kali, tidak tahu saya," katanya.

Diketahui, KPK saat ini tengah menyelidiki pembelian lahan untuk RS Sumber Waras. KPK pun telah menerima hasil audit investigasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dalam hasil auditnya, BPK menyebut adanya enam penyimpangan yang terjadi dalam pembelian lahan tersebut dan diduga merugikan keuangan negara. Selain hasil audit BPK, dalam menyelidiki kasus ini, KPK menyatakan, akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan, termasuk Ahok jika dibutuhkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon