Ruki Pertanyakan Logika Ahok yang Merasa Dikriminalisasi KPK
Jumat, 11 Desember 2015 | 16:59 WIB
Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrrachman Ruki mempertanyakan logika Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama yang menuding adanya oknum lembaga antikorupsi yang ingin mengkriminalisasinya dalam kasus Rumah Sakit Sumber Waras. Hal ini lantaran Ahok, sapaan Basuki Tjahaja Purnama belum pernah dipanggil dan dimintai keterangan dalam kasus tersebut.
"Enggak nyambung tuh ceritera. Jangankan ditersangkakan, dipanggil saja belum, diperiksa juga belum, sudah bilang dikriminalisasi. Di mana logika nya?" kata Ruki kepada wartawan, Jumat (11/12).
Meski demikian, Ruki menyatakan, pihaknya tak ingin berpolemik lebih jauh dengan mantan Bupati Belitung Timur tersebut. Dikatakan, polemik tersebut hanya membuat gaduh. "Kami tidak mau berpolemik, bikin gaduh saja," katanya.
Sebelumnya, Ahok menuding adanya oknum KPK yang ingin mengkriminalisasikannya dalam kasus RS Sumber Waras. Tudingan tersebut dilayangkan Ahok saat disinggung sikap KPK yang membatalkan undangan terhadapnya sebagai pembicara dalam Festival Antikorupsi di Bandung pada Kamis (10/12).
"Mungkin (karena kasus Sumber Waras). Mau kriminalisasi Ahok kali, ada oknumnya kali, tidak tahu saya," katanya.
Diketahui, KPK saat ini tengah menyelidiki pembelian lahan untuk RS Sumber Waras. KPK pun telah menerima hasil audit investigasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dalam hasil auditnya, BPK menyebut adanya enam penyimpangan yang terjadi dalam pembelian lahan tersebut dan diduga merugikan keuangan negara. Selain hasil audit BPK, dalam menyelidiki kasus ini, KPK menyatakan, akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan, termasuk Ahok jika dibutuhkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




