Awas, Olahraga Karena Terpaksa Bisa Picu Obesitas (2-Habis)

Jalani Aktivitas Menyenangkan Sebagai Pengganti Olahraga

Minggu, 13 Desember 2015 | 19:29 WIB
AM
B
Penulis: Abdul Muslim | Editor: B1
Belanja 1 jam di mal seperti kita olahraga
Belanja 1 jam di mal seperti kita olahraga "treadmill" (hercampus.com/hercampus.com)

Apakah Anda termasuk orang yang menjalani olahraga secara teratur tapi dengan alasan terpaksa, misalnya ingin mengikuti tren, bersosialisasi, atau dipaksa oleh pasangan? Jika iya, Anda sebaiknya berhenti olahraga dan lebih baik memilih aktivitas lain yang lebih menyenangkan. Sebab, alih-alih akan lebih sehat dan bugar, olahraga yang dijalani dengan terpaksa justru bisa memicu kegemukan (obesitas).

Sementara itu, temuan sebelumnya juga menunjukkan bahwa setelah berolahraga, orang-orang yang tidak benar-benar punya tujuan sehat, isi piringnya terdiri atas 44% berupa hidangan penutup manis dan hanya 32% berisi sayuran. Karena itu, asupan kalori yang masuk setelah berolahraga malah lebih besar ketimbang kalori yang keluar selama olahraga, sehingga akan memicu kegemukan.

Walau begitu, duduk diam di sofa bukan berarti akan lebih baik ketimbang berolahraga karena terpaksa. Namun, kita pun disarankan tetap aktif dalam kegiatan yang disukai, sehingga dampaknya lebih baik ke kesehatan.

Misalnya, kita bisa berjalan-jalan selama satu jam di tempat yang Anda sukai, seperti mal. Efeknya ternyata juga akan sama dengan berjalan di treadmill. Atau, kita bergoyang saat mendengarkan musik upbeat favorit selama 30 menit sebagai pengganti olahraga lari.

"Jika tak suka olahraga, lakukan apa pun yang bisa membuat Anda bergerak lebih aktif dengan perasaan senang. Apa pun yang membawa senyum, Anda akan makan lebih sedikit," saran Dohle, seperti dikutip oleh Eat Clean.

Selain itu, setelah berolahraga, kita sebaiknya tidak menghadiahi diri sendiri dengan makanan yang 'kurang sehat'. Lebih baik, setelah olahraga rutin, belilah sepatu atau baju olahraga baru, sehingga Anda akan lebih termemotivasi untuk hidup lebih aktif dan sehat.

Jadi, kesimpulannya, lebih baik jika Anda mulai menjalani olahraga secara rutin dengan sadar dan bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, selain mungkin menurunkan berat badan.

Intinya, untuk menjaga kesehatan tubuh tak hanya ditentukan oleh apa saja yang dimakan, tetapi juga seberapa sering kita mau aktif bergerak dan berolahraga. Sejumlah penelitian mengungkapkan, malas bergerak bisa menimbulkan berbagai risiko penyakit degeneratif, mulai dari jantung hingga otak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon