Ranieri Sudah Tahu Bakal Dipecat Saat Abramovich Datang

Senin, 14 Desember 2015 | 11:39 WIB
AM
B
Penulis: Alexander Madji | Editor: B1
Manajer Leicester City, Claudio Ranieri
Manajer Leicester City, Claudio Ranieri (Guardian)

London, Pelatih Leicester City Claudio Ranieri mengaku sudah mengetahui bahwa dirinya bakal dipecat sejak Chelsea dibeli taipan minyak asal Rusia Roman Abramovich. Ranieri akan menjamu mantan klubnya itu pada lanjutan Liga Utama Inggris di King Power Stadium, Senin (14/12) malam waktu setempat atau Selasa (15/12) dini hari WIB nanti.

"Ketika itu Ketua Eksekutif Trevor Birch menyampaikan kepada saya bahwa Chelsea mendapat pemilik baru. Ia menyampaikan, 'saya dan kamu adalah dua orang pertama yang akan dipecat pertama'. Anda bayangkan, begitu pemilik baru datang, ia akan menempatkan orang-orangnya di dalam klub dan ini normal," cerita Ranieri.

Pelatih asal Italia itu melanjutkan, "Kalau pemilik baru ingin mengubah sesuatu, pergantian seperti itu normal. Tapi ketika itu saya ingin memperlihatkan penampilan terbaik kami dan membeli sejumlah pemain baru. Saya ingin menjadi juara. Pada bulan Juli, Abramovich ingin mendatangkan Sven-Goran Eriksson yang ketika itu menjadi pelatih Timnas Inggris. Tapi hal itu mustahil terjadi, tapi ia bilang tidak apa-apa. Tunggu saja apa yang bisa kami beli."

Sebelum benar-benar pergi dari Stamford Bridge, The Thinker Man, julukkan Ranieri membeli Frank Lampard, Jose Cole, dan Claude Makalele. Ia juga sudah menjajaki Petr Cech dan mengincar Didier Drogba dan Arjen Robben. "Saya memilih Cech dan pergi ke Eindhoven untuk membeli Robben lalu mengusulkan untuk membeli Drogba. Pada tahun ketiga saya di Chelsea, kami tampil sangat bagus dan kami bisa tembus ke Liga Champions," ceritanya lebih lanjut.

Pada dini hari nanti, Ranieri menjamu mantan klubnya yang kini dilatih Jose Mourinho. Tiga poin dari laga ini akan mengangkat Leicester City kembali ke puncak klasemen sementara Liga Utama Inggris. Saat ini, puncak klasemen dikuasia Arsenal dengan 33 poin diikuti Manchester City dengan 32 angka. Leicester sendiri berada di posisi ketiga juga dengan 32 poin.

Setelah dipecat Abramovich, posisi Ranieri digantikan oleh Jose Mourinho pada musim panas 2004. Pria Portugal ini melatih klub asal London Barat itu hingga 2007. Pada musim panas 2013, Mourinho kembali lagi ke Stamford Bridge. Ini adalah musim ketiganya. Musim lalu, Mourinho persembahkan dua gelar untuk Chelsea yaitu Liga Utama Inggris dan Piala Liga. Sedangan musim ini, Chelsea terpuruk di papan bawah.

Laga melawan Leicester malam ini sangat penting. Tiga poin dari laga nanti mendongkorak kembali posisi "The Blues" ke peringkat 14 klasemen sementara. Tapi kalau kalah, John Terry dan kawan-kawan harus berjuang di dekat zona degradasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon