Chelsea Dilanda Perang Dingin
Kamis, 23 Februari 2012 | 06:16 WIB
Para pemain Chelsea "memberontak" melawan keinginan pelatih Andre Villas-Boas sebelum kalah dari Napoli di Liga Champions.
Ashley Cole, Frank Lampard dan Michael Essien hanya masuk ke dalam daftar pemain cadangan. Hal ini dilakukan Andre Villas-Boas (AVB) karena kritikan yang mereka lakukan. Padahal ini dilakukan mereka atas keinginan AVB sendiri.
AVB melakukan pertemuan pada Minggu (19/2) dengan para pemain dimana pelatih asal Portugal tersebut meminta pendapat jujur para pemain. Ia meminta agar para pemain The Blues mengutarakan pendapat atas buruknya hasil yang diperoleh Chelsea akhir-akhir ini.
Lampard dan Essien segera mengutarakan pendapat mereka. Tapi justru bek kiri Cole yang mengemukakan pandangannya dengan keras.
"Aku disini datang untuk memenangkan medali dan trofi tapi aku tak pernah bisa melakukan hal itu dengan taktik yang Anda lakukan," tegas Cole.
Lebih lanjut mantan bek Arsenal itu menyatakan kalau ia tak senang dan merasa bagaikan robot dengan instruksi AVB bagaimana cara ia bermain, ketimbang kebebasan di lapangan hijau.
Pemain Chelsea lainnya kemudian marah karena tiga rekan mereka berada di bangku cadangan justru karena mengungkapkan pendapat mereka menjelang laga 16 Besar di Liga Champions.
AVB bahkan menyatakan langsung kepada Cole kalau 'ia sudah membuat masalah ini menjadi masalah pribadi.'
Cole bahkan merasa lebih marah saat melihat AVB diwawancara televisi yang menyatakan kalau ia duduk di bangku cadangan karena tak dalam kondisi prima.
Sebaliknya menurut Cole menyatakan kalau ia sudah menjalani latihan ekstra dan menegaskan kalau ia 100 persen siap bermain.
Kekalahan 1-3 dari Napoli di Liga Champions pada Selasa (21/2) membuat posisi AVB sebagai pelatih Chelsea makin terancam.
Ashley Cole, Frank Lampard dan Michael Essien hanya masuk ke dalam daftar pemain cadangan. Hal ini dilakukan Andre Villas-Boas (AVB) karena kritikan yang mereka lakukan. Padahal ini dilakukan mereka atas keinginan AVB sendiri.
AVB melakukan pertemuan pada Minggu (19/2) dengan para pemain dimana pelatih asal Portugal tersebut meminta pendapat jujur para pemain. Ia meminta agar para pemain The Blues mengutarakan pendapat atas buruknya hasil yang diperoleh Chelsea akhir-akhir ini.
Lampard dan Essien segera mengutarakan pendapat mereka. Tapi justru bek kiri Cole yang mengemukakan pandangannya dengan keras.
"Aku disini datang untuk memenangkan medali dan trofi tapi aku tak pernah bisa melakukan hal itu dengan taktik yang Anda lakukan," tegas Cole.
Lebih lanjut mantan bek Arsenal itu menyatakan kalau ia tak senang dan merasa bagaikan robot dengan instruksi AVB bagaimana cara ia bermain, ketimbang kebebasan di lapangan hijau.
Pemain Chelsea lainnya kemudian marah karena tiga rekan mereka berada di bangku cadangan justru karena mengungkapkan pendapat mereka menjelang laga 16 Besar di Liga Champions.
AVB bahkan menyatakan langsung kepada Cole kalau 'ia sudah membuat masalah ini menjadi masalah pribadi.'
Cole bahkan merasa lebih marah saat melihat AVB diwawancara televisi yang menyatakan kalau ia duduk di bangku cadangan karena tak dalam kondisi prima.
Sebaliknya menurut Cole menyatakan kalau ia sudah menjalani latihan ekstra dan menegaskan kalau ia 100 persen siap bermain.
Kekalahan 1-3 dari Napoli di Liga Champions pada Selasa (21/2) membuat posisi AVB sebagai pelatih Chelsea makin terancam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




