Satu Korban Kerusuhan Wamena masih Dirawat Intensif
Jumat, 24 Februari 2012 | 11:03 WIB
Situasi di Wamena mulai kondusif.
Salah seorang dari dari empat korban yang mengalami luka luka saat kerusuhan di kawasan Pasar Sinakma, Wamena Kamis (23/2) hingga kini masih dirawat di RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Alfian Budianto ketika dihubungi Antara, Jumat (24/2) mengakui, saat ini masih ada seorang korban yang dirawat di RSUD Wamena.
Sedangkan tiga korban lainnya yang sempat dirawat sudah diizinkan pulang, karena kondisi kesehatannya sudah pulih.
Ketika ditanya tentang situasi di pedalaman Papua itu, Kapolres AKBP Alfian Budianto mengakui, sudah kondusif, aktivitas masyarakat mulai berlangsung normal.
Situasi di kawasan itu dan Wamena secara keseluruhan aman terkendali, jelas AKBP Alfian seraya menambahkan, pihaknya hingga kini belum ada yang dimintai keterangan tentang insiden yang menyebabkan seorang anggota TNI tewas.
Menurut AKBP Alfian, upaya hukum tetap ditegakkan, namun pihaknya akan melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu.
Kerusuhan di Sinakma itu berawal dari keributan antara tukang ojek dan penumpang yang enggan membayar ongkos hingga mereka menyebabkan kerusuhan yang mengakibatkan empat orang luka parah, serta sebuah mobil provost Polres Jayawijaya dibakar.
Salah seorang dari dari empat korban yang mengalami luka luka saat kerusuhan di kawasan Pasar Sinakma, Wamena Kamis (23/2) hingga kini masih dirawat di RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Alfian Budianto ketika dihubungi Antara, Jumat (24/2) mengakui, saat ini masih ada seorang korban yang dirawat di RSUD Wamena.
Sedangkan tiga korban lainnya yang sempat dirawat sudah diizinkan pulang, karena kondisi kesehatannya sudah pulih.
Ketika ditanya tentang situasi di pedalaman Papua itu, Kapolres AKBP Alfian Budianto mengakui, sudah kondusif, aktivitas masyarakat mulai berlangsung normal.
Situasi di kawasan itu dan Wamena secara keseluruhan aman terkendali, jelas AKBP Alfian seraya menambahkan, pihaknya hingga kini belum ada yang dimintai keterangan tentang insiden yang menyebabkan seorang anggota TNI tewas.
Menurut AKBP Alfian, upaya hukum tetap ditegakkan, namun pihaknya akan melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu.
Kerusuhan di Sinakma itu berawal dari keributan antara tukang ojek dan penumpang yang enggan membayar ongkos hingga mereka menyebabkan kerusuhan yang mengakibatkan empat orang luka parah, serta sebuah mobil provost Polres Jayawijaya dibakar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




