Mengintip Isi Gedung Sate (2-Habis)
Sirene Berbunyi 3 Kali Setahun
Minggu, 27 Desember 2015 | 01:09 WIB
Area di lantai paling atas Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat dikelilingi dengan kaca. Ada sejumlah kursi dan meja yang tertata dengan rapi. Sedangkan di balkon juga tersedia banyak kursi yang bentuknya lebih tinggi.
"Ruangan ini biasanya dipakai gubernur untuk menjamu tamu istimewa," kata Oki, sang pemandu kepada Beritasatu.com, Jumat (25/12).
Saat ini, Gedung Sate yang dibangun sepanjang 1920-1924 itu dipakai sebagai kantor gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat. Khusus di lantai empat dan lima sebagai ruang diorama dan ruang terbuka melihat Kota Bandung dari ketinggian. Di lantai empat tersedia ruang diorama yang berisi beragam seni dan budaya Jawa Barat.
Dari ruang teratas, pengunjung dapat memandang Kota Bandung. Ibu kota Jawa Barat ini dikelilingi gunung. "Yang kelihatan sejajar itu Gunung Tangkuban perahu," tambahnya seraya menunjuk ke arah luar.
Di bagian tengah ruang istimewa itu terdapat sebuah sirene besar. Alat pengeras suara itu ditutup besi berwarna hijau. "Dulu suara sirenenya bisa terdengar hingga jarak 20 kilometer, sekarang hanya sekitar 2 kilometer," jelas Oki.
Maklum, saat ini posisi sirene dikelilingi kaca yang bisa jadi menghambat rambatan suara sirene. Soal kapan saja sirene dibunyikan, Oki menjelaskan, dalam kondisi normal saat ini hanya dibunyikan tiga kali dalam setahun.
Pertama, dibunyikan saat peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Kedua, saat dimulainya ibadah puasa Ramadan. Dan, ketiga, saat awal tahun.
"Setiap masuk Tahun Baru sirene ini dibunyikan," tuturnya.
Ada yang mau merayakan Tahun Baru di Bandung?
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




