Tips Sehat Menempuh Perjalanan Jauh dan Macet
Selasa, 29 Desember 2015 | 22:50 WIB
Jakarta - Arus lalu lintas saat liburan Natal dan akhir tahun 2015 INI di luar dugaan. Kemacetan di jalan tol ke luar Jakarta, baik yang melalui jalur Jakarta-Cikampek-Bandung dan Jakarta-Puncak luar biasa macet, terutama pada dua hari, Kamis-Jumat (23-24/12). Jakarta-Bandung yang biasanya bisa ditempuh hanya 2,5-3 jam ketika lancar, kali ini, pun ada yang menempuhnya hingga 13 jam.
Arus baliknya kembali ke Jakarta pun diperkirakan sama dan akan terjadi puncaknya pada (2-3/1) akhir pekan ini. Hal itu memang di luar dugaan, walaupun sebenarnya sangat masuk akal. Sebab, liburan Natal tahun ini berimpitan dengan libur kelahiran Nabi Muhammad saw, liburan sekolah, serta pergantian tahun, sehingga orang berlomba-loba pulang kampung atau berwisata.
Lalu, apa saja yang perlu dipersiapkan agar perjalanan kita sampai tujuan dengan selamat dan tentu saja tetap sehat dan bugar? Berikut beberapa tips perjalanan sehat untuk mengantisipasi kemacetan dari dr Ari Fahrial Syam, praktisi kesehatan, staf Departemen Ilmu penyakit Dalam FKUI-RSCM, dan wakil ketua PB Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Papdi):
1. Kita sebaiknya istirahat cukup sebelum berangkat, terutama bagi masyarakat yang menggunakan jalan darat dengan kendaraan bermotor. Hal itu diperlukan mengingat waktu sampai ke tempat tujuan tidak bisa diprediksi.
2. Bagi masyarakat yang memang kebetulan membawa kendaraan sendiri, sebaiknya ada beberapa anggota keluarga yang siap membawa kendaraan secara bergantian.
3. Manfaatkan tempat istirahat untuk bisa melakukan olahraga ringan dan bisa melakukan gerakan relaksasi, khususnya untuk kaki, tangan, dan leher.
4. Manfaatkan juga tempat istirahat untuk bisa buang air kecil agar jangan sampai menahan kencing yang akan berakibat pada infeksi saluran kencing.
5. Jangan membeli makanan dan minuman di pinggir jalan secara serampangan. "Kita harus berhati-hati dengan kualitas makanan dan minuman yang belum tentu terjaga dengan baik karena selalu terpapar dengan panas, terutama untuk makanan dan minuman rumahan (hand made)," ungkap dr Ari, yang liburan kali ini pulang mudik ke rumah orang tua di Bandung.
6. Bagi masyarakat yang akan membawa makanan untuk bekal selama perjalanan, usahakan membawa makanan kering. Jika tetap juga ingin membawa bekal makanan selama perjalanan, kita harus memperhatikan bahwa makanan basah atau nasi dan lauk-pauk yang dibawa tidak dikonsumsi kurang dari 6-8 jam setelah pembuatan.
7. Jangan lupa bawa obat-obatan sederhana, antara lain obat antidiare, obat sakit kepala, obat antialergi, obat antimual-muntah, khususnya untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan parah di tengah jalan.
8. Perjalanan pada malam hari merupakan pilihan yang tepat, mengingat suhu udara yang lebih dingin dan perjalanan yang lebih lenggang. Tapi, tentunya dilakukan dalam kondisi tubuh bugar dan penuh kewaspadaan.
9. Semua baterai gadget juga harus sudah terisi penuh. Jangan lupa membawa power bank dan kabel USB penghubung untuk mengisi baterai gadget dari kendaraan.
"Kemacetan dalam masa long weekend seperti libur panjang Maulid dan Natal serta tahun baru kali ini tidak bisa dicegah. Karena itu, berbagai antisipasi harus dilakukan agar perjalanan di tengah kemacetan dapat dilakukan secara nyaman," tutup dr Ari.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




