Pertumbuhan Ekonomi 2016 Dongkrak Sektor Properti
Rabu, 30 Desember 2015 | 21:10 WIB
JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi pada 2016 bakal mendongkrak sektor properti. Proyek yang paling cepat kenaikannya adalah hunian.
Pandangan tersebut disampaikan oleh Pengamat Properti dari Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit. Menurut dia, terdapat beberapa alasan yang mendorong pertumbuhan properti tahun depan. Salah satunya adalah kenaikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2016, menjadi 5,3% dari sebelumnya pada 2015 sebesar 4,8%. Inflasi tahun 2016 diperkirakan 4,5 %. Selain itu BI rate diperkirakan turun dari 7,75% menjadi 6,75% .
"Inflasi pada 2016 bakal turun menjadi kurang dari 5 % atau sekitar 4,5%. Begitu juga BI rate akan ikut turun," kata Panangian, di Jakarta, belum lama ini.
Menurut Panangian, suku bunga KPR (Kredit Pemilikan Rumah) pada 2016 juga bakal turun, sedangkan neraca transaksi 2015 berjalan baik. Pertumbuhan ekonomi 2016 lebih tinggi dan diperkirakan kredit properti tahun depan juga bakal naik. Ditambah lagi dengan rencana pemerintah membangun Light Rail Transit (LRT) mendorong sunrise properti baru di kawasan Jakarta Timur. "Tentu berdampak kepada harga tanah di kawasan LRT , yang bakal naik," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




