Prediksi Symantec untuk Tahun 2016 (3)

Penjahat Cyber Incar Perangkat Apple

Jumat, 1 Januari 2016 | 17:55 WIB
R
B
Penulis: Rizagana | Editor: B1
Apple inc
Apple inc (Value Walk)

Jakarta - Prediksi Symantec lain adalah peluang penjahat cyber untuk menyusupi perangkat Apple akan tumbuh. Itu tak lepas dari makin populernya perangkat Apple dalam beberapa tahun terakhir.

"Menurut data International Data Corporation (IDC), perusahaan tersebut (Apple) kini menyumbang 13,5% dari pengiriman smartphone global dan 7,5% dari pengiriman PC global," ujar Eugene Teo, Senior Manager Security Response Singapore, dalam keterangan resminya, belum lama ini.

Peningkatan penggunaan ini mendapatkan perhatian dari penyerang. Peningkatan dalam jumlah aktor penyerang telah mulai mengembangkan malware tertentu yang dirancang untuk menginfeksi perangkat yang berjalan pada Mac OS X atau Ios.

Meskipun jumlah ancaman yang menargetkan sistem operasi Apple masih cukup rendah bila dibandingkan dengan pesaing utama perusahaan tersebut (Windows di desktop dan Android pada ponsel), jumlah ancaman yang terungkap tumbuh dengan stabil dalam beberapa tahun terakhir.

Bersamaan dengan ini, tingkat infeksi malware yang berkaitan dengan Apple telah melonjak, terutama dalam 18 bulan terakhir.

Peneliti keamanan juga telah memberikan fokus lebih besar pada kerentanan dalam software Apple, dengan sejumlah celah profil tinggi yang ditemukan pada tahun lalu. Broker zero-day telah mulai menawarkan uang tebusan untuk kerentanan-kerentanan Apple, dengan nilai US$ 1 juta yang baru-baru ini dibayarkan untuk jailbreak iOS 9.1.

Jika popularitas Apple terus menanjak, sepertinya tren ini akan terus berlanjut pada 2016. Pengguna Apple tidak boleh puas dengan keamanan dan harus mengubah persepsi mereka bahwa perangkat Apple "bebas dari malware".

Persepsi ini membuka peluang bagi penjahat cyber untuk mengambil keuntungan dari mereka. Para pengguna perangkat Apple perlu mengambil tindakan untuk mencegah perangkat mereka disusupi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon