Vatikan Kritik 'Gambar Tuhan' di Charlie Hebdo
Rabu, 6 Januari 2016 | 21:33 WIB
Vatikan mengkritik gambar cover majalah satiris Perancis Charlie Hebdo dalam edisi khusus peringatan penyerangan di kantor redaksinya, yang membuat penggambaran Tuhan dengan menenteng senjata.
"Gambar cover depan majalah Charlie Hebdo terbaru, yang memperingati setahun penyerangan oleh teroris, tidak menghormati keyakinan semua agama tentang Tuhan," demikian sebuah berita di surat kabar Vatikan yang dikutip oleh Independent.co.uk.
Pada cover depan majalah tersebut, diilustrasikan sebua penggambaran Tuhan sebagai teroris yang membawa senjata.
Headline Charlie Hebdo terbaru yang mulai diedarkan Rabu, 6 Januari 2016 memuat judul "One year one: The murderer is still out there."
Seperti diberitakan, dua pria bersenjata menyerang kantor Redaksi Charlie Hebdo di Paris, Perancis pada 7 Januari 2015. Kedua pelaku yakni Cherif dan Said Kouachi melepaskan tembakan membabi buta di ruang kantor redaksi Charlie Hebdo, sehingga menewaskan 12 orang anggota redaksi. Sementara itu empat orang lainnya tewas di sebuah supermarket khusus masyarakat Yahudi di kawasan Montrouge.
Majalah edisi terbaru Charlie Hebdo berisi tuduhan bahwa peristiwa yang terjadi tahun lalu tersebut merupakan tindakan dari kelompok Islam fundamentalis , serta bagian dari kegagalan lembaga agama, pemerintah dan intelijen.
AFP melaporkan, harian Vatikan, Osservatore Romano menyebut majalah Charlie Hebdo melupakan fakta bahwa seluruh pimpinan agama berulang kali menolak kekerasan atas nama agama, dan tindakan tanpa kompromi pada sekularisme.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




