Kesadaran Masyarakat ke Museum Perlu Ditingkatkan

Kamis, 7 Januari 2016 | 20:40 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Museum Tekstil Indonesia
Museum Tekstil Indonesia (Istimewa)

Jakarta - Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan bahwa kesadaran masyarakat terutama generasi muda untuk mengunjungi museum harus ditingkatkan.

"Saya mau membuat museum lebih mudah diakses. Yang paling efektif menurut saya, dengan menyediakan informasi secara lengkap, sehingga publik tahu museumnya di mana, apa yang bisa dilihat di museum itu, dan caranya ke sana," ujar Hilmar di Jakarta, Kamis (7/1).

Sejarawan yang baru saja dilantik sebagai Dirjen Kebudayaan pada 31 Desember 2015 itu menyampaikan, pemerintah sudah seharusnya memberikan informasi yang bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat untuk membangkitkan kesadaran tersebut.

"Kuncinya pada informasi, nanti kesadaran akan timbul di masyarakat dengan sendirinya. Kalau arus informasi dibuka, orang bisa mengakses cukup pengetahuan. Apalagi sekarang, anak-anak SD sudah pegang handphone, mereka sudah terpapar semua itu, tetapi informasi yang diberikan masih kurang," jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah bisa bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi seperti PT Telkom.

"Misalnya, kalau anak-anak masuk sekolah dapat SMS. Nanti bisa dibuat informasi lewat pesan pendek tentang kalender program budaya hari ini atau akhir pekan, katakanlah di museum dalam radius 20 sampai 30 km, orang tuanya juga dapat," ujar Hilmar.

Dengan informasi tersebut, lanjut dia, bukan berarti semua orang langsung akan berbondong-bondong datang ke museum. Tetapi, paling tidak, orang mendapatkan informasi dan mau mengajak anaknya berkunjung ke museum.

"Saya tidak bermaksud untuk mengubah segala macam, hanya mengisi yang selama ini belum jadi," tambah Hilmar.

Dia yang juga berprofesi sebagai dosen itu mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan bertemu dengan pengelola Museum Nasional.

"Saya langsung gas pol saja. Saya mau uji respons publik, tantangannya tidak hanya mendatangkan orang ke museum. Yang penting ada respons publik, tidak perlu bagus. Masyarakat bisa marah kalau museum tidak bagus, tapi ada responsnya," tutur Hilmar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon