Plt Walikota Semarang Minta Silpa Rp1,1 Triliun Tak Terulang

Jumat, 8 Januari 2016 | 22:33 WIB
ST
B
Penulis: Stefi Thenu | Editor: B1
Operator mengoperasikan alat berat guna menyelesaikan pembangunan ruas Tol Bawen-Salatiga di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, 12 Oktober 2015
Operator mengoperasikan alat berat guna menyelesaikan pembangunan ruas Tol Bawen-Salatiga di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, 12 Oktober 2015 (Antara/Aditya Pradana Putra)

Semarang - Penjabat (Pj) Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto meminta agar Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Kota Semarang yang mencapai Rp 1,1 triliun pada tahun lalu tak terulang lagi di tahun 2016 ini.

"Kepala SKPD (satuan kerja perangkat daerah) harus segera berkoordinasi setelah menerima Dokumen Pelaksanaan APBD (DPA) SKPD. Jadikan Silpa yang banyak tersebut sebagai evaluasi agar tidak terulang pada 2016 ini," kata Tavip usai menyerahkan DPA, di komplek Balai Kota Semarang, Jumat (8/1).

Tavip meminta agar seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk segera bekerja tanpa menunggu Wali Kota baru hasil Pilwakot. Proses pembangunan harus berjalan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Dia meminta proses lelang bisa dimulai Januari 2016 agar rekanan dapat langsung bekerja. SKPD diminta tegas terhadap rekanan nakal dengan memasukkan ke daftar hitam.

Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Wiwin Subiyono mengatakan akan mengawal proses pembangunan, terutama dalam proses lelang.

"SKPD harus mempunyai langkah antisipasi. Biasanya yang menghambat proses pembangunan adalah ketika gagal lelang. Jika terjadi, harus segera dilakukan antisipasi," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon